Terjebak Macet, Dokter Ini Tinggalkan Mobilnya dan Lari 3 Km demi Operasi Pasien

Senin, 12 September 2022 - 13:15 WIB
loading...
Terjebak Macet, Dokter Ini Tinggalkan Mobilnya dan Lari 3 Km demi Operasi Pasien
Seorang dokter yang terjebak macet di Bengaluru, India, meninggalkan mobilnya di jalan dan berlari 3 km ke rumah sakit untuk mengoperasi pasien. Foto/NDTV
A A A
NEW DELHI - Seorang dokter di Bengaluru, India , bertindak heroik ketika terjebak macet parah di kotanya. Dia meninggalkan mobilnya di jalan dan berlari sejuah 3 kilometer demi operasi untuk menyelamatkan pasiennya.

Aksi dokter Govind Nandakumar ini menuai pujian, di mana orang-orang menilainya sebagai kisah yang menginspirasi.

Aksi dokter Nandakumar, seorang ahli bedah gastroenterologi di Rumah Sakit Manipal, bermula ketika dia sedang dalam perjalanan untuk melakukan operasi laparoskopi kantong empedu darurat pada 30 Agustus lalu. Namun, dia terjebak dalam kemacetan lalu lintas di jalur Sarjapur-Marathalli.

Baca juga: Bank Salah Transfer Rp744,1 Triliun, Pria Ini Mendadak Jadi Orang Terkaya 25 di Dunia

Menyadari bahwa penundaan dapat membahayakan pasien wanita-nya, dokter Nandakumar meninggalkan mobilnya dan berlari sejauh tiga kilometer untuk melakukan operasi penting.

"Saya pulang pergi setiap hari dari pusat Bangalore ke Rumah Sakit Manipal, Sarjapur, yang berada di tenggara Bangalore," katanya.

"Saya meninggalkan rumah tepat waktu untuk operasi. Tim saya sudah siap dan siap untuk melakukan operasi segera setelah saya tiba di rumah sakit," ujarnya.

"Melihat lalu lintas yang sangat padat, saya memutuskan untuk meninggalkan mobil bersama pengemudi dan berlari menuju rumah sakit tanpa berpikir dua kali," imbuh dia, seperti dikutip NDTV, Senin (12/9/2022).

Tim dokter Nandakumar yang sudah siap untuk memberikan anestesi pada pasien langsung beraksi begitu sampai di ruang operasi. Tanpa penundaan, dokter tersebut berganti pakaian bedah untuk melakukan prosedur.

Operasi berhasil, dan pasien dipulangkan tepat waktu.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1683 seconds (11.97#12.26)