Diplomat: HIMARS Kunci Kehancuran Pasukan Rusia, Keberhasilan Ukraina
Minggu, 11 September 2022 - 11:15 WIB
loading...
Sistem peluncur roket HIMARS bantuan AS kepada Ukraina menjadi kunci kehancuran pasukan Rusia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KIEV - Mantan duta besar Ukraina untuk Austria mengatakan bahwa Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) Amerika Serikat (AS) adalah kunci di balik keberhasilan Ukraina di medan perang melawan Rusia.
"HIMARS Amerika terus menghancurkan perangkat keras militer Rusia. Jika bukan karena mereka, perangkat keras militer Rusia akan menghancurkan Ukraina. Sesederhana ini, sungguh," kata mantan diplomat Ukraina, Olexander Scherba, di Twitter seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (11/9/2022).
Scherba juga membagikan rekaman video pasukan yang dikelilingi oleh puing-puing, berjalan di tempat yang tampaknya merupakan bangunan yang hancur, tetapi pengaturannya tidak jelas.
Sebelumnya Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengatakan kepada wartawan minggu ini bahwa Ukraina telah menggunakan HIMARS untuk menyerang lebih dari 400 sasaran selama invasi Rusia.
AS sejauh ini telah mengirim 16 HIMARS ke negara Eropa Timur itu. Pejabat Amerika mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan memberikan lebih banyak amunisi HIMARS, di antara kemampuan lainnya, ke negara itu sebagai bagian dari paket bantuan keamanan senilai USD675 juta yang akan datang.
Ukraina sebelumnya telah menggembar-gemborkan efektivitas HIMARS. Bohdan Dmytruk, seorang komandan di Brigade Mekanik ke-93 Ukraina, pada bulan Juli mengatakan kepada The Washington Post bahwa penggunaan sistem senjata untuk menyerang gudang amunisi Rusia secara signifikan mengurangi penembakan.
Baca: Bahaya bagi Rusia, Ukraina Dipasok 160 Rudal Hellfire Berpemandu Laser AS
"HIMARS Amerika terus menghancurkan perangkat keras militer Rusia. Jika bukan karena mereka, perangkat keras militer Rusia akan menghancurkan Ukraina. Sesederhana ini, sungguh," kata mantan diplomat Ukraina, Olexander Scherba, di Twitter seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (11/9/2022).
Scherba juga membagikan rekaman video pasukan yang dikelilingi oleh puing-puing, berjalan di tempat yang tampaknya merupakan bangunan yang hancur, tetapi pengaturannya tidak jelas.
Sebelumnya Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengatakan kepada wartawan minggu ini bahwa Ukraina telah menggunakan HIMARS untuk menyerang lebih dari 400 sasaran selama invasi Rusia.
AS sejauh ini telah mengirim 16 HIMARS ke negara Eropa Timur itu. Pejabat Amerika mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan memberikan lebih banyak amunisi HIMARS, di antara kemampuan lainnya, ke negara itu sebagai bagian dari paket bantuan keamanan senilai USD675 juta yang akan datang.
Ukraina sebelumnya telah menggembar-gemborkan efektivitas HIMARS. Bohdan Dmytruk, seorang komandan di Brigade Mekanik ke-93 Ukraina, pada bulan Juli mengatakan kepada The Washington Post bahwa penggunaan sistem senjata untuk menyerang gudang amunisi Rusia secara signifikan mengurangi penembakan.
Baca: Bahaya bagi Rusia, Ukraina Dipasok 160 Rudal Hellfire Berpemandu Laser AS
Lihat Juga :