Kelompok Bersenjata Serang Pusat Rehabilitasi Narkoba di Meksiko, 24 Tewas

Kamis, 02 Juli 2020 - 11:37 WIB
loading...
Kelompok Bersenjata...
Kelompok bersenjata menyerang dan memberondong pusat rehabilitasi ilegal di Meksiko dengan tembakan, menewaskan 24 orang. Foto/Time
A A A
MEXICO CITY - Sekelompok orang bersenjata masuk dan memberondongkan tembakan ke pusat rehabilitasi narkoba ilegal di Meksiko tengah, menewaskan 24 orang dan melukai tujuh lainnya.

Pihak kepolisian negara bagian Guanajuato, Meksiko, mengatakan serangan itu terjadi di kota Irapuato. Tiga dari tujuh yang terluka dilaporkan dalam kondisi serius.

Para pelaku penyerangan tampaknya menembak semua orang di pusat rehabilitasi itu. Polisi negara bagian mengatakan tidak ada pasien yang diculik. Foto-foto menunjukkan bahwa para korban tengah berbaring ketika mereka diberondong dengan peluru.

Guanajuato adalah tempat pertempuran berdarah antara kartel Jalisco dan geng lokal. Wilayah itu pun menjadi negara bagian yang paling ganas di Meksiko. (Baca: Terluka, Kepala Polisi Mexico City Lolos dari Upaya Pembunuhan )

Belum diketahui motif atas serangan tersebut, tetapi Gubernur Diego Sinhue mengatakan geng narkoba tampaknya telah terlibat.

“Saya sangat menyesal dan mengutuk peristiwa di Irapuato siang ini,” kata Sinhue.

"Kekerasan yang dihasilkan oleh kejahatan terorganisir tidak hanya merenggut nyawa kaum muda, tetapi juga kedamaian dari keluarga di Guanajuato," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Kamis (2/7/2020).

Di masa lalu, geng-geng narkoba di Meksiko telah menghabisi para tersangka pengedar-pengedar kecil dari geng-geng pesaingnya yang berlindung di fasilitas rehabilitasi.

Serangan ini adalah salah satu serangan paling mematikan di pusat rehabilitasi sejak 19 orang tewas pada 2010 di kota Chihuahua di Meksiko utara. Lebih dari selusin serangan terhadap fasilitas semacam itu telah terjadi sejak itu. (Baca: Kepala Polisi Mexico City Diberondong Tembakan, Geng Narkoba Disalahkan )

Meksiko telah lama memiliki masalah dengan pusat rehabilitasi karena sebagian besar dijalankan secara pribadi, kurang dana dan sering melakukan pelanggaran terhadap pemulihan pecandu. Pemerintah membelanjakan uang yang relatif sedikit untuk rehabilitasi, seringkali menjadikan pusat-pusat ilegal menjadi satu-satunya pilihan yang tersedia untuk keluarga miskin.

Selain itu, pecandu dan pedagang yang menghadapi serangan dari rival di jalanan terkadang berlindung di klinik rehabilitasi, membuat klinik itu sendiri menjadi target serangan. Masih ada geng-geng lain yang dituduh merekrut secara paksa pecandu yang sembuh di pusat-pusat itu sebagai pedagang, dan membunuh mereka jika mereka menolak. (Baca: Horor, 14 Mayat Dibuang di Jalanan Meksiko )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Meksiko, 10 Tewas, Termasuk 6 Orang Sekeluarga
Inilah 4 Perempuan Cantik...
Inilah 4 Perempuan Cantik di Balik Kartel Narkoba Terkejam, Salah Satunya Punya 3 Suami
2 Agen CIA Justru Tewas...
2 Agen CIA Justru Tewas setelah Sukses Hancurkan Laboratorium Narkoba di Meksiko
FIFA: Cooling Break...
FIFA: Cooling Break Dihilangkan di Laga Meksiko vs Ekuador
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved