Rusia Minta Barat Buktikan Moskow Cari Senjata ke Iran dan Korut

Jum'at, 09 September 2022 - 11:00 WIB
loading...
Rusia Minta Barat Buktikan...
Rusia Minta Barat Buktikan Moskow Cari Senjata ke Iran dan Korut. FOTO/Reuters
A A A
NEW YORK - Rusia menuntut Amerika Serikat (AS) dan Inggris memberikan bukti untuk mendukung tuduhan mereka bahwa Moskow sedang mencari drone dari Iran dan roket, serta peluru artileri dari Korea Utara (Korut) untuk digunakan di Ukraina.

“Saya ingin meminta mereka sekarang untuk memberi kami bukti atau mengakui bahwa mereka menyebarkan informasi yang tidak dapat diandalkan,” ungkap Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia kepada 15 anggota Dewan Keamanan PBB, Kamis (8/9/2022).

Baca: Anggota NATO: Risiko Perang dengan Rusia Serius dalam 3-10 Tahun

Seperti dilaporkan Reuters, AS menuduh Iran memasok drone ke Rusia untuk digunakan dalam perangnya di Ukraina, yang dibantah Teheran. Washington juga menuduh Moskow "dalam proses" membeli jutaan roket dan peluru artileri dari Korea Utara, kata wakil Duta Besar AS Richard Mills kepada dewan.

“Rusia beralih ke Iran untuk memasok UAV (kendaraan udara tak berawak) dan, dalam pelanggaran yang jelas terhadap sanksi PBB, ke Korea Utara untuk memasok amunisi,” kata Duta Besar Inggris untuk PBB Barbara Woodward.

Rusia mengadakan pertemuan Dewan Keamanan di Ukraina - yang ketiga dalam beberapa hari - untuk membahas pasokan senjata asing ke Kiev. AS, Inggris, Prancis, dan lainnya membela miliaran dolar dalam bantuan militer yang dikirimkan ke Ukraina sejak pasukan Rusia menyerbu pada 24 Februari silam.

Baca: Panglima Militer Ukraina Waswas Rusia Gunakan Senjata Nuklir, Bisa Perang Dunia III

"Klaim Rusia bahwa AS dan 'Barat' meningkatkan dan memperpanjang konflik ini adalah salah," kata Mills. "Mereka adalah upaya sinis untuk mengalihkan perhatian dari peran Moskow sebagai satu-satunya agresor dalam perang yang tidak perlu dan brutal, yang harus dibayar dunia secara kolektif," lanjutnya.

Ukraina pada hari Kamis memuji serangan balasan kilat yang dikatakan telah merebut kembali sebagian besar wilayahnya di timur dan selatan, ketika Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengunjungi negara itu untuk menjanjikan bantuan lebih lanjut.

Duta Besar Ukraina untuk PBB Sergiy Kyslytsya mengatakan: "Kami akan berperang melawan penjajah sampai semua tentara Rusia yang memasuki Ukraina untuk membunuh rakyatnya dikalahkan."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved