Bisa Terjadi Dalam Beberapa Dekade, Dunia Perlu Waspada Pandemi Baru

Kamis, 02 Juli 2020 - 11:12 WIB
loading...
A A A
Dia menyarankan agar pandemi berikutnya bisa dicegah maka perlunya modifikasi metode dalam peternakan unggas. (Baca juga: Lockdown Dicabut, Warga Praha Gelar Makan Malam di Atas Jembatan)

Greger mengungkapkan, pandemi berikutnya bisa 100 kali lebih parah dibandingkan Covid-19. Dia menyamakan virus corona dengan badai kategori dua atau tiga."Virus yang berasal dari unggas bisa berkembang cepat karena," tandasnya. Itu menunjukkan ancaman pandemi ke depannya adalah virus flu burung.

Greger mengungkapkan, virus flu burung atau H5N1 yang pernah mewabah di Hong Kong pada 1997 berasal dari peternakan unggas. Wabah itu juga pernah terjadi kembali pada 2003 dan 2009."Wabah virus flu burung juga pernah melanda beberapa kali di China, tetapi China berhasil melenyapkannya," katanya.

Sementara itu, Uni Eropa (UE) sudah menyerukan negara-negara anggotanya mempersiapkan persatuan untuk menghadapi pandemi berikutnya. "Perlu adanya pendekatan Eropa yang menyatu untuk menghadapi pandemi lain seperti Covid-19 di masa mendatang," demikian seruan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel, dilansir Eurativ.

Flu Babi Jadi Potensi Pandemi Berikutnya

Di saat vaksin sebagai obat untuk pandemi virus corona (Covid-19) belum ditemukan, dunia dihebohkan dengan calon pandemi berikutnya, yakni jenis baru flu babi. Lagi-lagi virus flu babi itu muncul dari China.

Virus bernama G4 merupakan jenis yang berkembang dari H1N1 yang menyebabkan pandemi pada 2009. “Virus itu mampu beradaptasi untuk menginfeksi manusia,” demikian para peneliti dari universitas-universitas di China dan Center for Disease Control and Prevention China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Hakim AS Perintahkan...
Hakim AS Perintahkan China Bayar Ganti Rugi Rp391 Triliun dalam Kasus Covid-19
3 Proyek Kontroversial...
3 Proyek Kontroversial yang Dituding Dijalankan USAID, dari Senjata Biologis hingga Covid
Elon Musk: USAID Danai...
Elon Musk: USAID Danai Riset Senjata Biologis, Termasuk Proyek Kemunculan Covid-19
Kronologi CIA Ubah Pandangan...
Kronologi CIA Ubah Pandangan Asal-usul Covid-19, dari Kebocoran Laboratorium?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Berita Terkini
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved