Heroik! Seorang Ibu Bertaruh Nyawa Selamatkan Bayinya dari Harimau

Rabu, 07 September 2022 - 01:04 WIB
loading...
Heroik! Seorang Ibu...
Seorang ibu di India bertarung melawan harimau untuk menyelamatkan baginya. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - Aksi heroik diperlihatkan seorang ibu di India yang rela mempertaruhkan nyawanya untuk bertarung dengan seekor harimau untuk menyelamatkan bayinya yang berusia 15 bulan.

Archana Choudhary bertarung melawan harimau dengan tangan kosong selama beberapa menit sebelum penduduk desa mendengar teriakan minta tolong dan kemudian turun tangan membantunya.

Baik ibu maupun anak berhasil selamat dalam pertarungan hidup mati itu dan kini menerima perawatan di rumah sakit.

Peristiwan itu terjadi pada hari Minggu di pinggiran Cagar Harimau Bandhavgarh, India.

Baca: Diperkosa Tetangga sebelum Pernikahan, Pengantin Wanita Ini Dipaksa Tes Keperawanan

Dalam insiden itu, Archana Choudhary dan balitanya sedang berada di ladang ketika seekor harimau keluar dari semak-semak dan menyerang bayinya.

Media India, The Times of India melaporkan, harimau itu menancapkan giginya ke kepala bayi dan mencoba menarik anak itu ketika sang ibu turun tangan dan berusaha melawan harimau itu.

Jeritan minta tolong sang ibu berhasil menarik perhatian penduduk desa dari daerah terdekat yang mencapai tempat itu dengan tongkat dan mengusir harimau itu.

Sang ibu dilaporkan terluka setelah paru-parunya tertusuk cakar harimau dan mendapatkan luka di tubuhnya. Sedangkan putranya mendapatkan luka di kepalanya seperti dikutip dari BBC, Rabu (7/9/2022).

Baca: Pria 3 Istri Ini Curi 5.000 Mobil dalam 27 Tahun

Seorang dokter mengatakan kepada BBC Hindi bahwa luka di tubuh anak itu tidak serius, berbeda dengan ibunya.

Serangan hewan terhadap orang-orang yang tinggal di sekitar cagar harimau bukanlah hal yang aneh. Penduduk desa yang berbicara dengan BBC Hindi mengatakan selain harimau, gajah juga telah memasuki desa mereka dan merusak tanaman mereka.

Di seluruh India, orang-orang yang tinggal di daerah yang dekat dengan hutan dan taman nasional telah menyaksikan peningkatan konflik manusia-hewan.

Para ahli mengatakan ini karena urbanisasi yang cepat menghancurkan habitat alami, memaksa hewan memasuki desa dan kota untuk mencari mangsa dan tempat berlindung.

Baca: Diperkosa Pejabat tapi Diabaikan Polisi, Wanita India Bakar Diri

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved