Mengejutkan, Taliban Buka Peluang Bangun Hubungan dengan Israel

Sabtu, 03 September 2022 - 14:39 WIB
loading...
Mengejutkan, Taliban...
Kelompok Taliban yang berkuasa di Afghanistan membuka peluang untuk membangun hubungan dengan Israel. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban , yang berkuasa di Afghanistan, menolak untuk mengesampingkan membangun hubungan dengan Israel . Ini menjadi kejutan karena kelompok itu sebelumnya menolak berhubungan dengan rezim Zionis.

Isyarat Taliban membuka peluang untuk membangun hubungan dengan rezim Zionis itu disampaikan juru bicaranya, Muhammad Naeem, dalam wawancara dengan Al Jazeera, yang videonya dibagikan oleh Middle East Media Research Institute (MEMRI), Jumat (2/9/2022).

"Kebijakan kami adalah menyelesaikan masalah melalui dialog dan saling pengertian dengan semua orang. Siapapun yang memiliki masalah dan ingin menyelesaikannya, kami sangat siap,” kata Naeem, yang menjadi juru bicara Biro Politik Taliban.

Baca juga: Wanita Ini Klaim Dinikahi Paksa Eks Pejabat Taliban dan Diperkosa Berbulan-bulan

Ketika pewawancara mempertanyakan apakah itu termasuk Israel, Naeem menjawab, "Masalah apa yang kami miliki dengan Israel? Hal berikutnya seseorang akan bertanya di mana bersedia (berdialog) dengan Mars."

Pewawancara menjawab dengan menanyakan apakah Taliban benar-benar tidak memiliki masalah dengan Israel, di mana Naeem menjawab, "Saya tidak tahu...Ini adalah media untuk Anda ...Anda membawa barang-barang dari ujung dunia dan melempar ke dalam campuran realitas kami di sini. Ini sangat aneh."

"Jika suatu negara atau seseorang tidak memiliki masalah dengan kami, dapatkah Anda bertanya apakah kami bersedia menyelesaikan masalah dengan orang-orang yang tidak ada hubungannya dengan kami? Saya pikir menanyakan ini tidak masuk akal," ujarnya.

Terlepas dari keterbukaan untuk mempertimbangkan membangun hubungan dengan Israel, Taliban telah secara eksplisit menyatakan di masa lalu bahwa mereka tidak bersedia untuk membangun hubungan dengan Israel.

“Tentu saja, kami tidak akan memiliki hubungan apa pun dengan Israel. Kami ingin memiliki hubungan dengan negara lain; Israel tidak termasuk di antara negara-negara ini," kata Suhail Shaheen, juru bicara kelompok itu, dalam sebuah wawancara dengan Sputnik News September lalu.

Shaheen memberikan wawancara dengan media Israel, KAN, tahun lalu, meskipun dia mengaku tidak tahu bahwa dia berbicara dengan media Zionis.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved