Todongkan Senjata ke Wapres Argentina, Seorang Pria Ditangkap

Jum'at, 02 September 2022 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Ia mengatakan ingin berhati-hati dalam memberikan rincian kejadian sampai penyelidikan lebih lanjut.

Pejabat pemerintah dengan cepat menggambarkan insiden itu sebagai upaya pembunuhan.

“Ketika kebencian dan kekerasan dipaksakan atas perdebatan gagasan, masyarakat dihancurkan dan menghasilkan situasi seperti yang terlihat hari ini: upaya pembunuhan,” kata Menteri Ekonomi Argentina Sergio Massa.

Para menteri di pemerintahan Presiden Alberto Fernandez juga mengeluarkan siaran pers yang mengatakan bahwa mereka dengan penuh semangat mengutuk percobaan pembunuhan terhadap wakil presiden.

"Apa yang terjadi malam ini sangat berat dan mengancam demokrasi, institusi dan supremasi hukum," bunyi rilis tersebut.

Baca juga: Menlu Argentina: Sanksi Tidak akan Membawa Perdamaian

Mantan Presiden Argentina Mauricio Macri juga mengecam serangan itu.

"Peristiwa yang sangat serius ini menuntut klarifikasi segera dan mendalam oleh pengadilan dan pasukan keamanan," tulis Macri di Twitter.

Para pemimpin daerah juga mengutuk serangan itu.

“Ini adalah peristiwa bersejarah di Argentina yang harus menjadi sebelum dan sesudah,” kata Gubernur Buenos Aires Axel Kicillof.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila, Pelajaran bagi Indonesia
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Universitas Brown Ditemukan Tewas, Diduga Juga Bunuh Fisikawan MIT
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Universitas Brown AS, 2 Tewas, 8 Luka
Terungkap, Malaikat...
Terungkap, Malaikat Maut Nazi Hidup Nyaman Bertahun-tahun di Argentina
Wapres AS Vance: Israel...
Wapres AS Vance: Israel dan Hamas Hormati Gencatan Senjata Sejauh Ini
Bak Film Action, Pria...
Bak Film Action, Pria Ini Umbar 50 Tembakan ke Jalan Ramai di Sydney, 16 Orang Terluka
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved