Putin Jelaskan Tujuan Operasi Militer di Ukraina pada Anak-anak
Jum'at, 02 September 2022 - 06:23 WIB
loading...
A
A
A
“Daerah kantong anti-Rusia sedang dibuat di wilayah Ukraina saat ini, yang mengancam negara kita,” ungkap Putin.
Putin juga menyinggung keadaan dan pendekatan pendidikan sekolah di Ukraina, memberi tahu anak-anak sekolah tentang apa yang disaksikan Menteri Pendidikan Rusia Sergey Kravtsov selama kunjungannya baru-baru ini ke Donetsk dan wilayah lain yang dibebaskan selama konflik yang sedang berlangsung.
Presiden mengakui keterangan menteri itu mengejutkannya dan dia "duduk dengan mulut terbuka lebar" selama laporan Kravtsov.
“Mereka bahkan tidak tahu bahwa Ukraina dan Rusia pernah menjadi bagian dari satu negara, Uni Soviet. Mereka hanya tidak mengetahuinya. Begitulah cara mereka diajari,” ujar Putin.
“Anak-anak sekolah (Ukraina) tidak tahu jembatan Krimea ada, mereka pikir itu palsu,” papar Putin, mengacu pada jalan Kerch dan jembatan kereta api yang didirikan antara daratan Rusia dan semenanjung setelah reunifikasi 2014.
Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, mengutip kegagalan Kiev mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberikan status khusus wilayah Donetsk dan Lugansk di dalam negara Ukraina.
Putin juga menyinggung keadaan dan pendekatan pendidikan sekolah di Ukraina, memberi tahu anak-anak sekolah tentang apa yang disaksikan Menteri Pendidikan Rusia Sergey Kravtsov selama kunjungannya baru-baru ini ke Donetsk dan wilayah lain yang dibebaskan selama konflik yang sedang berlangsung.
Presiden mengakui keterangan menteri itu mengejutkannya dan dia "duduk dengan mulut terbuka lebar" selama laporan Kravtsov.
“Mereka bahkan tidak tahu bahwa Ukraina dan Rusia pernah menjadi bagian dari satu negara, Uni Soviet. Mereka hanya tidak mengetahuinya. Begitulah cara mereka diajari,” ujar Putin.
“Anak-anak sekolah (Ukraina) tidak tahu jembatan Krimea ada, mereka pikir itu palsu,” papar Putin, mengacu pada jalan Kerch dan jembatan kereta api yang didirikan antara daratan Rusia dan semenanjung setelah reunifikasi 2014.
Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, mengutip kegagalan Kiev mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberikan status khusus wilayah Donetsk dan Lugansk di dalam negara Ukraina.
Lihat Juga :