Biden Olok-olok Pendukung Kepemilikan Senjata Api: Ingin Berperang? Dapatkan F-15

Kamis, 01 September 2022 - 05:38 WIB
loading...
Biden Olok-olok Pendukung...
Presiden AS Joe Biden mengolok-olok pendukung kepemilikan senjata api. Foto/Fox News
A A A
WASHINGTON - Presien Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengolok-olok mereka yang mendukung kepemilikan senjata api. Dalam pidatonya tentang pengendalian senjata api, Biden mengatakan jika mereka ingin membela diri melawan pemerintah, mereka membutuhkan jet tempur F-15.

Berbicara kepada para pendukung di Pennsylvania, Biden berjanji untuk melarang senjata serbu, istilah yang tidak didefinisikan dengan baik yang diklaim Partai Demokrat di Kongres mencakup sebagian besar senapan dan pistol semi-otomatis yang dijual di AS.

Mengatasi kritik terhadap larangan yang diusulkan, Biden menertawakan argumen bahwa senjata api mereka berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir terhadap penjangkauan pemerintah.

Baca juga: Survei: 40% Lebih Orang Amerika Berpikir Perang Saudara Mungkin Terjadi

“Dan bagi orang Amerika sayap kanan pemberani yang mengatakan ini semua tentang menjaga Amerika independen dan aman: Jika Anda ingin berperang melawan suatu negara, Anda memerlukan F-15,” kata Biden.

"Kamu membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekadar senjata," imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (1/9/2022)

Partai Republik merespons pidato Biden tersebut dengan kemarahan.

Baca juga: Miami Seru Warga Jual Senjata Api untuk Dikirim ke Ukraina

“Fakta bahwa Joe Biden bercanda dengan santai tentang penggunaan kekuatan mematikan pada warga Amerika Serikat adalah argumen terkuat untuk menentang setiap dan semua kontrol senjata,” kicau pengacara Matthew Kolken.

"Jadi, 'Amerika Lebih Aman' berarti, ... memeriksa catatan: Pemerintah mengancam warganya dengan F-15," gurau jurnalis Margot Cleveland.

Yang lain menunjukkan bahwa, terlepas dari keunggulan daya tembak militer AS yang besar, dan puluhan miliar dolar yang dihabiskan untuk melengkapi tentara Afghanistan, Taliban berhasil menguasai Afghanistan tahun lalu dengan sedikit lebih dari senjata ringan dan bahan peledak.

Baca juga: Taliban Rayakan Satu Tahun Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan

Kata-kata Biden seolah menegaskan pernyataan Anggota Kongres Partai Demokrat asal Californias, Eric Swalwell, yang pada 2018 memperingatkan lawan-lawannya tentang skema pembelian kembali senjata wajib yang diusulkannya bahwa setiap “perang” antara pemilik senjata dan pemerintah akan menjadi perang singkat, karena pemerintah memiliki nuklir.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved