Positif COVID-19, Mahathir Mohamad Dirawat di Rumah Sakit

Rabu, 31 Agustus 2022 - 18:44 WIB
loading...
Positif COVID-19, Mahathir Mohamad Dirawat di Rumah Sakit
Positif COVID-19, Mahathir Mohamad Dirawat di Rumah Sakit. FOTO/Reuters
A A A
KUALA LUMPUR - Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad (97), dinyatakan positif COVID-19 dan telah dirawat di rumah sakit untuk observasi. Hal itu diungkapkan kantornya dalam sebuah pernyataan, Rabu (31/8/2022).

"Mahathir telah dirawat di National Heart Institute untuk observasi selama beberapa hari ke depan seperti yang disarankan oleh tim medis," kata pernyataan itu, tanpa memberikan rincian gejala atau kondisinya.

Baca: Mahathir Bikin Gerakan Tanah Air, Bidik 120 Kursi di Pemilu

Mahathir, yang menjabat selama lebih dari dua dekade sebagai Perdana Menteri, memiliki sejarah masalah jantung. Dia telah mengalami serangan jantung dan operasi bypass.

Mahathir telah menerima setidaknya tiga dosis vaksin COVID-19, dengan suntikan terakhir yang diketahui pada November 2021, menurut komentar sebelumnya yang dibuat olehnya dan pejabat pemerintah Malaysia.

Dia dirawat di National Heart Institute pada Desember tahun lalu untuk "pemeriksaan medis lengkap dan pengamatan lebih lanjut" sebelum menjalani prosedur medis elektif pada 8 Januari.

Mahathir dan Institut Jantung Nasional tidak mengatakan pada saat itu prosedur apa yang telah dijalani mantan pemimpin Malaysia itu. Hanya dilaporkan bahwa dia telah dirawat di unit perawatan jantung di rumah sakit.

Baca: Soal Malaysia Harus Rebut Kepulauan Riau, Begini Klarifikasi Mahathir Mohamad

“Setelah masuk dan keluar dari rumah sakit selama beberapa minggu, ia dipulangkan pada awal Februari, dengan janji tindak lanjut yang direncanakan "sebagaimana dan bila diperlukan dalam waktu dekat," kata National Heart Institute pada saat itu.

Mahathir menjabat sebagai perdana menteri selama 22 tahun hingga 2003. Ia kembali sebagai perdana menteri pada usia 92 tahun setelah memimpin koalisi oposisi menuju kemenangan bersejarah pada 2018, mengalahkan partai yang pernah ia pimpin. Namun pemerintahannya runtuh dalam waktu kurang dari dua tahun karena pertikaian.
(esn)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1638 seconds (10.177#12.26)