Menlu Uni Eropa Bahas Kemungkinan Larangan Masuk bagi Turis Rusia

Selasa, 30 Agustus 2022 - 00:10 WIB
loading...
Menlu Uni Eropa Bahas...
Ilustrasi
A A A
BRUSSELS - Para Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE) pekan ini akan membahas seruan yang dipimpin oleh Ukraina untuk melarang turis Rusia mengunjungi Eropa. Gagasan itu, yang akan dipelajari dalam pertemuan dua hari mulai Selasa (30/8/202) di Praha, telah memecah belah negara-negara Uni Eropa.

Beberapa negara UE dengan sepenuh hati menyetujuinya, sementara yang lain menolak, takut hal itu akan menutup pintu bagi para pembangkang Rusia yang melarikan diri dari tanah air mereka.

Baca: Belasan Roket Terjang Kota yang Dikuasai Rusia, Warga Sipil Berlindung

Seperti dilaporkan AFP, beberapa negara UE yang bertetangga dengan Rusia telah melarang atau membatasi visa bagi orang Rusia, tetapi belum ada larangan di seluruh UE.

Pada bulan Februari, UE membatasi visa dalam kategori tertentu untuk orang Rusia yang terkait dengan Kremlin, termasuk untuk pejabat, pemegang paspor diplomatik, dan bos perusahaan. Namun visa turis tetap diizinkan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sekarang menuntut Barat menutup perbatasannya untuk semua orang Rusia, termasuk turis, dengan mengatakan mereka harus "hidup di dunia mereka sendiri sampai mereka mengubah filosofi mereka."

Baca: Rusia Siap Ekspor Tank T-14 Armata, Dilengkapi Turrer Lapis Baja Tanpa Awak

Kremlin yang marah dengan rencanan pembahasan itu telah bereaksi dengan menyebut banding Kiev "tidak rasional" dan menjanjikan pembalasan.

Finlandia, yang memiliki perbatasan terpanjang Eropa dengan Rusia, akan mulai memangkas jumlah aplikasi visa turis Rusia yang ditanganinya menjadi hanya 10 persen dari 1.000 yang biasa diterima per hari. Larangan habis-habisan berdasarkan kewarganegaraan pemohon tidak mungkin dilakukan di bawah hukum Finlandia.

Langkah itu akan berdampak. Karena sanksi Uni Eropa yang menutup wilayah udara Eropa untuk penerbangan dari Rusia, turis Rusia secara besar-besaran beralih ke perjalanan darat melalui Finlandia untuk mencapai negara-negara Eropa lainnya.

Baca: Apakah China Membantu Rusia di Perang Rusia-Ukraina? Ini Jawabannya

Negara-negara UE lainnya, seperti Latvia, Lithuania dan Polandia berhenti mengeluarkan visa turis baru untuk Rusia ketika pasukan Kremlin menginvasi Ukraina pada akhir Februari. Pelancong Rusia menggunakan visa Schengen yang biasanya berlaku di 26 Uni Eropa dan negara-negara terkait, termasuk Swiss dan Norwegia.

Estonia ingin aturan UE diubah untuk memungkinkannya menghentikan orang Rusia dengan visa Schengen yang sudah dikeluarkan, terlepas dari negara UE mana yang mengeluarkannya. Sementara Republik Ceko - yang memegang jabatan presiden bergilir Uni Eropa - berpendapat "bisnis seperti biasa bagi turis Rusia pada saat agresi tidak pantas."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved