Cegah Pembebasan Umar Patek, PM Australia Didesak Intervensi Indonesia

Senin, 29 Agustus 2022 - 11:22 WIB
loading...
Cegah Pembebasan Umar...
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese didesak melakukan intervensi diplomatik terhadap Indonesia untuk mencegah pembebasan dalang bom Bali, Umar Patek. Foto/REUTERS
A A A
SYDNEY - Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese didesak melakukan intervensi diplomatik terhadap Indonesia untuk mencegah pembebasan Umar Patek .

Umar Patek, yang dituduh sebagai dalang bom Bali 2002 , segera dibebaskan dari penjara dalam beberapa hari ini setelah mendapat remisi.

Desakan untuk PM Albanese datang dari mantan bos layanan konsuler Australia Ian Kemish.

Kemish, yang memimpin respons Australia terhadap pengeboman dan serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat (AS), mengatakan dia masih merasakan perasaan yang mendalam bagi keluarga dari 88 warga negara Australia yang tewas dalam bom Bali 2002.

Baca juga: Umar Patek: Saya Menentang Bom Bali, tapi Bom 950 Kg Sudah Siap

Dia berharap para pejabat Indonesia akan membuat keputusan yang “masuk akal” untuk tidak membebaskan Umar Patek menjelang peringatan 20 tahun bom Bali.

Patek, yang dijuluki media Australia sebagai "pria penghancur" karena keahliannya dalam merakit bahan peledak, segera dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong setelah menjalani sekitar setengah dari hukuman 20 tahun yang diberikan kepadanya.

Pria bernama asli Hisyam bin Ali Zein itu lolos dari hukuman mati dan hukuman penjara seumur hidup karena membantu pemerintah Indonesia dan meminta maaf kepada keluarga korban bom Bali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 10 Rabu: Hubungan Mila dan Jaka Semakin Memanas
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved