AS Konfirmasi Seorang Warganya Kembali Tewas di Ukraina
loading...

AS konfirmasi seorang warganya kembali tewas di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Seorang warga negara Amerika Serikat (AS) telah tewas di Ukraina . Hal itu dikonfirmasi oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS.
"Kami dapat mengkonfirmasi kematian seorang warga negara AS di Ukraina," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (28/8/2022).
"Untuk menghormati privasi keluarga, kami tidak memiliki komentar lebih lanjut saat ini," imbuhnya.
Ia juga mengatakan bahwa karena pertimbangan privasi, departemen tersebut tidak dapat mengkonfirmasi di mana warga negara AS itu dibunuh di Ukraina.
"Sekali lagi, kami tegaskan bahwa warga AS tidak boleh melakukan perjalanan ke Ukraina, karena konflik bersenjata aktif dan warga AS di Ukraina dikucilkan oleh pejabat keamanan pemerintah Rusia," kata juru bicara itu.
"Warga AS di Ukraina harus segera berangkat jika aman untuk melakukannya menggunakan opsi transportasi darat komersial atau lainnya yang tersedia secara pribadi."
Sebelumnya pada hari Jumat, seorang pejabat Rusia mengatakan pasukan Rusia telah membunuh seorang warga Amerika yang secara sukarela membela Ukraina di tengah perang yang sedang berlangsung.
Gubernur wilayah Primorsky Krai timur jauh Rusia, Oleg Kozhemyako, mengatakan di saluran Telegramnya bahwa sukarelawan dari Detasemen "Harimau" Primorsky telah membunuh seorang pria Amerika berusia 24 tahun dalam pertempuran.
Kozhemyako menyebutkan nama orang yang dilaporkan tewas, tetapi identitas pria itu belum dikonfirmasi oleh pejabat AS.
"Kami dapat mengkonfirmasi kematian seorang warga negara AS di Ukraina," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (28/8/2022).
"Untuk menghormati privasi keluarga, kami tidak memiliki komentar lebih lanjut saat ini," imbuhnya.
Ia juga mengatakan bahwa karena pertimbangan privasi, departemen tersebut tidak dapat mengkonfirmasi di mana warga negara AS itu dibunuh di Ukraina.
"Sekali lagi, kami tegaskan bahwa warga AS tidak boleh melakukan perjalanan ke Ukraina, karena konflik bersenjata aktif dan warga AS di Ukraina dikucilkan oleh pejabat keamanan pemerintah Rusia," kata juru bicara itu.
"Warga AS di Ukraina harus segera berangkat jika aman untuk melakukannya menggunakan opsi transportasi darat komersial atau lainnya yang tersedia secara pribadi."
Sebelumnya pada hari Jumat, seorang pejabat Rusia mengatakan pasukan Rusia telah membunuh seorang warga Amerika yang secara sukarela membela Ukraina di tengah perang yang sedang berlangsung.
Gubernur wilayah Primorsky Krai timur jauh Rusia, Oleg Kozhemyako, mengatakan di saluran Telegramnya bahwa sukarelawan dari Detasemen "Harimau" Primorsky telah membunuh seorang pria Amerika berusia 24 tahun dalam pertempuran.
Kozhemyako menyebutkan nama orang yang dilaporkan tewas, tetapi identitas pria itu belum dikonfirmasi oleh pejabat AS.
Lihat Juga :