Zelensky Bersumpah Akan Merespons Setiap Serangan di Hari Kemerdekaan

Rabu, 24 Agustus 2022 - 04:21 WIB
loading...
Zelensky Bersumpah Akan...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah akan merespons setiap serangan di Hari Kemerdekaan. Foto/Straits Times
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy bersumpah bahwa setiap serangan Rusia pada atau sekitar tanggal Hari Kemerdekaan negara itu akan mendapatkan respons yang kuat.

Peringatan tersebut dilontarkannya saat Ukraina bersiap untuk menandai kemerdekaannya dari pemerintahan Soviet pada tahun 1991 dan enam bulan sejak Rusia menginvasi negara tetangganya itu.

Kekhawatiran menyelimuti pejabat Ukraina dan sekutu Baratnya bahwa Rusia bersiap untuk menyerang ibu kota Kiev sekali lagi. Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya yakin Rusia akan menargetkan infrastruktur sipil dan pemerintah dalam beberapa hari ke depan.

Sedangkan Zelensky sendiri pada akhir pekan lalu telah memperingatkan bahwa Moskow mungkin mencoba "sesuatu yang sangat buruk" menjelang Hari Kemerdekaan pada Rabu ini.

Baca juga: Dubes Ukraina: Kita Harus Bunuh Sebanyak Mungkin Orang Rusia!

Ditanya pada konferensi pers dengan Presiden Polandia Andrzej Duda yang sedang berkunjung tentang kemungkinan serangan rudal Rusia di Kiev, Zelensky mengatakan ada ancaman serangan setiap hari meskipun jumlahnya bisa meningkat.

Ia lantas mengatakan tanggapan Ukraina akan sama untuk setiap kota yang diserang dari Rusia.

"Mereka akan menerima respons, respons yang kuat," kata Zelensky.

"Saya ingin mengatakan bahwa setiap hari...respons ini akan tumbuh, itu akan menjadi lebih kuat dan lebih kuat," imbuhnya seperti dikutip dari Straits Times, Rabu (24/8/2022).

Kekhawatiran akan serangan Rusia yang meningkat menyusul pembunuhan Darya Dugina, putri seorang ultra-nasionalis Rusia terkemuka, dalam sebuah pemboman mobil di dekat Moskow pada hari Sabtu.

Baca juga: Wanita Ukraina Ini Tersangka Bom Mobil yang Tewaskan Putri Si 'Otak Putin'

Moskow menyalahkan pembunuhan itu pada agen Ukraina, tuduhan yang dibantah Kiev.

Kiev jarang terkena rudal Rusia sejak Ukraina berhasil menangkis serangan darat untuk merebut ibu kota pada bulan Maret lalu.

Suasana di Kiev sendiri tampak tenang pada hari Selasa, dengan banyak orang masih berjalan di jalanan, tetapi tanda-tanda peningkatan ancaman dapat dirasakan. Seorang penasihat Zelensky mengatakan kepada BBC bahwa banyak warga sipil berusaha meninggalkan Kiev karena takut akan serangan Rusia yang tiba-tiba.

Pihak berwenang mengatakan kepada warga Ukraina untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan dari Selasa hingga Kamis. Mereka juga mendesak orang-orang untuk menanggapi peringatan serangan udara dengan serius dan mencari perlindungan ketika sirene berbunyi.

Pemerintah kota Kiev melarang pertemuan publik besar-besaran hingga Kamis, karena khawatir kerumunan warga yang merayakan Hari Kemerdekaan bisa menjadi sasaran serangan rudal Rusia.

Baca: Takut Diserang Rusia, Ibu Kota Ukraina Larang Perayaan Kemerdekaan

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved