Kuliah Umum Serempak di Seluruh Provinsi, Kemlu Cetak Rekor MURI
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
“Di tengah dinamika dunia yang penuh tantangan, kita harus berkontribusi dan menjadi bagian aktif dari solusi. Indonesia harus menjadi negara yang stabil, makmur, berkeadilan bagi semua serta mampu terus berkontribusi bagi perdamaian dunia. Semua itu tentunya memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk civitas akademika," kata Retno seperti dikutip dari situs Kemlu, Jumat (19/8/2022).
Kuliah umum ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman publik terkait politik luar negeri (polugri) dan diplomasi yang mengakar pada kepentingan nasional maupun daerah. Kuliah umum ini juga diselenggarakan untuk memupuk rasa bangga sebagai Bangsa Indonesia yang kepemimpinannya diakui dunia.
“Indonesia dan Dinamika Dunia" menjadi sorotan karena peran Indonesia atas presidensi G-20 dan akan menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2023. Ini merupakan pengakuan bersejarah bahwa Indonesia berada di puncak kepemimpinan global.
Baca juga: Kemlu Berhasil Percepat Kepulangan 192 WNI Bermasalah di Malaysia
Di tengah situasi yang kompleks, dunia harus mengedepankan upaya kerja sama dan kolaborasi. Namun dunia kini dihadapkan dengan banyak tantangan dari segala lini. Dalam menghadapi situasi ini, diplomasi terus bekerja, beradaptasi, agile, dan tetap relevan. Kepentingan nasional selalu menjadi kiblat bagi pemerintah untuk beradaptasi dengan perubahan dunia.
Kuliah umum ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman publik terkait politik luar negeri (polugri) dan diplomasi yang mengakar pada kepentingan nasional maupun daerah. Kuliah umum ini juga diselenggarakan untuk memupuk rasa bangga sebagai Bangsa Indonesia yang kepemimpinannya diakui dunia.
“Indonesia dan Dinamika Dunia" menjadi sorotan karena peran Indonesia atas presidensi G-20 dan akan menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2023. Ini merupakan pengakuan bersejarah bahwa Indonesia berada di puncak kepemimpinan global.
Baca juga: Kemlu Berhasil Percepat Kepulangan 192 WNI Bermasalah di Malaysia
Di tengah situasi yang kompleks, dunia harus mengedepankan upaya kerja sama dan kolaborasi. Namun dunia kini dihadapkan dengan banyak tantangan dari segala lini. Dalam menghadapi situasi ini, diplomasi terus bekerja, beradaptasi, agile, dan tetap relevan. Kepentingan nasional selalu menjadi kiblat bagi pemerintah untuk beradaptasi dengan perubahan dunia.
Lihat Juga :