Kehabisan Uang, Inggris akan Jual Sejumlah Kedutaan Besar dan Kediaman Diplomat

Sabtu, 29 November 2025 - 06:53 WIB
loading...
Kehabisan Uang, Inggris...
Kediaman Duta Besar Inggris di Moskow, Rusia. Foto/rt
A A A
LONDON - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Inggris akan menjual beberapa kedutaan besar dan perumahan diplomatiknya di luar negeri sebagai bagian dari pemotongan anggaran yang besar. Politico melaporkan pada hari Jumat (28/11/2025), mengutip dokumen anggaran pemerintah yang baru dirilis.

Kementerian tersebut dilaporkan sedang meninjau portofolio senilai 2,5 miliar poundsterling (USD3,3 miliar) yang terdiri dari sekitar 6.500 properti yang berbasis di luar negeri untuk mengidentifikasi "aset yang akan dilepaskan," karena ratusan bangunan tersebut rusak parah atau dianggap terlalu mahal untuk dirawat.

“Rencana restrukturisasi tersebut juga memperkirakan pengurangan hampir sepertiga staf yang berbasis di Inggris,” ungkap media tersebut.

Anggaran tersebut secara khusus menargetkan "lokasi-lokasi berbiaya tinggi seperti New York," referensi yang dapat mencakup kemungkinan penjualan penthouse senilai USD15 juta yang dibeli pada tahun 2019 untuk para diplomat di kompleks mewah 50 United Nations Plaza.

Hunian dengan tujuh kamar tidur ini menempati seluruh lantai 38 dan mencakup perpustakaan, enam kamar mandi, dan kamar mandi kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved