PM Hongaria: Konflik Ukraina Dapat Mengakhiri Hegemoni Barat

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 19:46 WIB
loading...
PM Hongaria: Konflik...
Perdana Menteri Hongaria Victor Urban. Foto/Russia Today
A A A
BUDAPEST - Konflik mematikan di Ukraina berpotensi untuk “secara demonstratif” mengakhiri hegemoni Barat secara global. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah online Jerman Tichys Einblick, yang diterbitkan pada hari Kamis, Orban mengatakan dia memperkirakan Uni Eropa (UE) akan muncul lebih lemah di arena global setelah pertempuran di Ukraina berakhir.

Pemimpin Hongaria itu berargumen bahwa Barat tidak mampu memenangkan konflik secara militer, dan sanksi yang dijatuhkan kepada Moskow telah gagal membuat Rusia tidak stabil.

"Lebih buruk lagi, tindakan hukuman secara spektakuler menjadi bumerang bagi UE," katanya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (19/8/2022).

Orban juga mencatat bahwa sebagian besar dunia jelas tidak mendukung Amerika Seirkat (AS) dalam hal Ukraina. Dia menunjuk China, India, Brasil, Afrika Selatan, dunia Arab, Afrika sebagai wilayah yang tidak mendukung garis Barat dalam konflik.

Baca juga: PM Hongaria Peringatkan Uni Eropa Menuju Ekonomi Masa Perang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Pantai Gading Temani Jerman ke 32 Besar
Berita Terkini
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved