Sebut Israel Lakukan Holocaust, Polisi Jerman Investigasi Presiden Palestina

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 17:26 WIB
loading...
Sebut Israel Lakukan...
Polisi Jerman menggelar penyelidikan terhadap Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas pernyataannya Israel melakukan 50 Holocaust terhadap warganya. Foto/Middle East Eye
A A A
BERLIN - Polisi Jerman membuka penyelidikan awal terhadap Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas komentarnya Israel telah melakukan '50 Holocaust' terhadap warga Palestina.

Pernyataan Abbas itu muncul selama konferensi pers di Berlin bersama Kanselir Jerman Olaf Scholz. Sontak saja hal itu memicu kemarahan di Jerman, Israel dan sekitarnya.

Pada konferensi pers pada hari Selasa, Abbas menolak untuk mengutuk serangan mematikan oleh militan Palestina terhadap atlet Israel di Olimpiade Munich 1972. Sebaliknya, dia membalas dengan mengatakan dia bisa menunjuk ke "50 Holocausts" oleh Israel.

Polisi Berlin kini telah mengkonfirmasi sebuah laporan oleh surat kabar Jerman Bild bahwa Abbas sedang diselidiki atas kemungkinan hasutan kebencian setelah pasukan tersebut menerima pengaduan pidana resmi.

Baca juga: Disebut Abbas Lakukan Holocaust, Israel Naik Darah

Mengecilkan Holocaust adalah pelanggaran pidana di Jerman, tetapi pembukaan penyelidikan pendahuluan tidak secara otomatis memerlukan penyelidikan penuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved