Jokowi: Xi Jinping dan Putin Akan Hadiri KTT G20 di Bali

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 15:56 WIB
loading...
Jokowi: Xi Jinping dan...
Presiden Jokowi pastikan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan menghadiri KTT G20 di Bali pada November mendatang. Foto/Time
A A A
JAKARTA - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin berencana untuk menghadiri KTT Kelompok 20 di Bali pada bulan November mendatang. Hal itu diungkapkann langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Xi Jinping akan datang. Presiden Putin juga mengatakan kepada saya bahwa dia akan datang," kata Jokowi dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg seperti dikutip dari BBC, Jumat (19/8/2022).

Ini adalah konfirmasi pertama bahwa kedua pemimpin itu akan menghadiri KTT G20 danakan menjadi KTT global pertama sejak invasi Rusia ke Ukraina dan ketegangan yang meningkat di Taiwan.

Ini juga akan menjadi pertama kalinya Xi Jinping meninggalkan China sejak Januari 2020 ketika negara itu menutup perbatasannya pada awal pandemi Covid-19. Sejak itu, dia hanya meninggalkan China untuk memperingati 25 tahun kembalinya Hong Kong ke China pada 1 Juli tahun ini.

Baca juga: Putin Telepon Presiden Jokowi, Ini yang Dibicarakan

KTT yang akan dihelat pada November akan sangat ditunggu-tunggu mengingat Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden juga diharapkan hadir. Namun tidak diketahui dengan jelas apakah dia akan bertemu dengan Putin.

Tetapi sejumlah laporan telah mengisyaratkan kemungkinan akan ada pertemuan tatap muka antara Biden dan Jinping, menjelang KTT atau di sela-selanya.

Hubungan antara Washington dan Beijing telah memburuk terkait hak asasi manusia, perdagangan dan kunjungan politisi AS Nancy Pelosi baru-baru ini ke Taiwan. Perjalanan bersejarah itu mendorong China untuk melakukan latihan militer hampir seminggu di sekitar pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu, yang diklaimnya sebagai bagian dari wilayahnya.

AS sendiri mengutuk latihan itu, yang digambarkan Taiwan sebagai latihan untuk invasi, sebagai "tidak bertanggung jawab".

Baca juga: Rusia Klaim Banyak Mitra G20 yang Tak Bisa Menerima Upaya Mengisolasi Moskow

KTT G20 itu juga terjadi setelah China dan Rusia mendeklarasikan kemitraan strategis "tanpa batas" bahkan ketika sebagian besar dunia mengutuk keputusan Putin untuk menyerang Ukraina.

Washington sebelumnya menyerukan G20 untuk menghapus keanggotaan Rusia dan menarik undangan Putin untuk hadir ke KTT karena perang Ukraina.

Sementara itu, Indonesia telah memposisikan diri sebagai pembawa damai antar negara.

“Rivalitas negara-negara besar memang mengkhawatirkan,” kata Jokowi kepada Bloomberg.

“Yang kita inginkan agar kawasan ini stabil, damai, sehingga kita bisa membangun pertumbuhan ekonomi,” imbuh Jokowi.

Baca juga: Coba Redakan Ketegangan, Diplomat Top AS dan China Bertemu di Bali

Awal pekan ini, pemimpin Indonesia itu mengatakan Rusia dan Ukraina telah menerima negaranya sebagai "jembatan perdamaian".

Pada bulan Juni, dia adalah pemimpin Asia pertama yang melakukan perjalanan ke Kiev dan Moskow untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Vladimir Putin. Selama pertemuan, dia menyerukan diakhirinya perang dan solusi untuk krisis pangan global.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Berita Terkini
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Infografis
Kasus Covid-19 di Pedesaan...
Kasus Covid-19 di Pedesaan China Mulai Naik, Xi Jinping Resah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved