Rusia Klaim Banyak Mitra G20 yang Tak Bisa Menerima Upaya Mengisolasi Moskow

Sabtu, 09 Juli 2022 - 08:45 WIB
loading...
Rusia Klaim Banyak Mitra...
Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia pada Jumat (8/7/2022) menyatakan, banyak mitra Rusia pada pertemuan G20 yang mengisyaratkan tidak dapat menerima aksi untuk mengisolasi Moskow.

"Ada penilaian yang bijaksana tentang penyebab obyektif dari guncangan ekonomi yang bersifat multifaktorial, termasuk inflasi yang dipicu oleh Barat di tengah pandemi virus corona, destabilisasi rantai pasokan lintas batas dan eskalasi situasi geopolitik,” sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip dari TASS.

Baca: Putin Bilang Belum Memulai Apapun di Ukraina, Ini Penjelasan Kremlin

“Banyak mitra memberikan sinyal yang jelas, bahwa tidak dapat diterima untuk mengisolasi Rusia dan bahwa sanksi sepihak memiliki konsekuensi negatif," lanjut pernyataan itu, setelah pertemuan G20 yang dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

Kemenlu Rusia juga menyatakan, sebagai bagian dari kepresidenan G20 Jakarta saat ini, perhatian khusus pada jalur diplomatik diberikan pada dua masalah utama: penguatan kerja sama multilateral antar negara dan respons bersama terhadap tantangan di bidang ketahanan pangan dan energi.

Kementerian mengatakan, terlepas dari konfrontasi yang dipicu oleh Barat, secara umum, penekanan ditempatkan pada kebutuhan untuk mencari "penyebut yang sama" dalam memecahkan masalah sosial dan ekonomi ditekankan.

“Tesis tentang perlunya mempromosikan struktur polisentris tatanan dunia dan demokratisasi pemerintahan global, keterlibatan yang lebih luas dari dialog pada platform multilateral untuk memecahkan masalah negara-negara berkembang mendapat dukungan luas,” tambah pernyataan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved