Sedihnya Lebanon Jadi Negara Gagal: Pegawai Tak Digaji, Krisis Listrik, Korupsi Merajalela

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 08:54 WIB
loading...
Sedihnya Lebanon Jadi...
Seorang demonstran membawa bendera nasional Lebanon turun ke jalan di Beirut, memprotes kondisi ekonomi yang semakin parah. Foto/REUTERS/Mohamed Azakir
A A A
BEIRUT - Ini hari kerja, tetapi pegawai negeri Kementerian Keuangan Lebanon berusia 50 tahun, Walid Chaar, tidak bekerja dan belum bekerja sejak Juni.

Dia bergegas menyirami taman di rumahnya di perbukitan selatan Beirut, menggunakan satu jam jatah listrik dari negara untuk mengoperasikan alat penyiram.

Dia kemudian menelepon ibunya, yang sedang berjuang untuk mendapatkan paspor baru di sebuah lembaga negara yang bergulat dengan kekurangan kertas dan tinta.

“Sektor publik akan berakhir jika kita terus seperti ini,” keluh Chaar kepada Reuters,yang dilansir Jumat (19/8/2022).

Seperti ribuan pegawai negeri di Lebanon, Chaar telah melakukan mogok kerja selama dua bulan karena gajinya tak dibayarkan akibat krisis ekonomi parah di Lebanon—salah satu yang terburuk di dunia di zaman modern.

Kelumpuhan sektor publik menyebar lebih jauh—minggu ini para hakim melancarkan protes, sementara tentara bekerja di sektor lain untuk memberi makan diri mereka sendiri dan kantor-kantor pemerintah kehabisan listrik dan perlengkapan kantor yang mendasar.

Baca juga: Derita Para Wanita Sri Lanka akibat Negara Bangkrut: Barter Makanan dengan Seks

Infrastruktur negara, yang sudah tertekan oleh pengeluaran yang tidak terkendali selama bertahun-tahun, korupsi merajalela, dan preferensi untuk perbaikan cepat daripada solusi berkelanjutan, telah mencapai titik puncaknya.

“Kami berada dalam keadaan runtuh,” kata Lamia Moubayed dari Lebanese Institute of Finance Basil Fuleihan, sebuah pusat penelitian di Kementerian Keuangan Lebanon.

Di Parlemen, tidak ada bahan bakar untuk menjalankan generator untuk lift—jadi penjaga keamanan menjalankan pesan naik turun tangga di antara para pekerja.

Mereka yang mendaftarkan pembelian mobil baru di departemen kendaraan bermotor diberi catatan tulisan tangan alih-alih dokumen yang dikeluarkan negara karena kekurangan kertas.

Komandan di dinas keamanan Lebanon mencari cara lain karena tentara mengambil pekerjaan kedua yang biasanya dilarang, tetapi sekarang secara tidak resmi diizinkan karena gaji tentara jatuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved