Derita Para Wanita Sri Lanka akibat Negara Bangkrut: Barter Makanan dengan Seks

Rabu, 20 Juli 2022 - 00:26 WIB
loading...
Derita Para Wanita Sri...
Listrik di Kolombo, Sri Lanka, dipadamkan akibat krisis ekonomi dan bangkrut. Sebagian dari para wanita dipaksa barter seks dengan makanan dan obat-obatan. Foto/REUTERS
A A A
KOLOMBO - Para wanita, terutama dari kalangan industri tekstil, di Sri Lanka dipaksa memberikan layanan seks dengan imbalan makanan dan obat-obatan. Barter seperti itu menjadi satu-satunya pilihan untuk mendapatkan makanan karena kelangkaan akibat krisis ekonomi yang telah membuat negara bangkrut.

Penderitaan para wanita tersebut diulas surat kabar lokal, The Morning, Selasa (19/7/2022). Menurut laporan surat kabar tersebut, para wanita buruh pabrik tekstil semakin beralih ke prostitusi sebagai pekerjaan alternatif karena kekhawatiran akan diberhentikan sebagai akibat memburuknya ekonomi negara.

“Kami mendengar bahwa kami dapat kehilangan pekerjaan karena krisis ekonomi di negara ini dan solusi terbaik yang dapat kami lihat saat ini adalah pekerja seks," kata seorang wanita buruh pabrik tekstil yang mengambil pekerjaan sampingan sebagai pekerja seks.

"Gaji bulanan kami sekitar Rs28.000, dan maksimum yang bisa kami peroleh adalah Rs35.000. Tapi melalui terlibat dalam pekerjaan seks, kami bisa mendapatkan lebih dari Rs15.000 per hari. Tidak semua orang akan setuju dengan saya, tapi inilah kenyataannya."



Menurut laporan Ecotextile.com, badan perdagangan Forum Asosiasi Pakaian Gabungan Sri Lanka telah mengungkapkan bahwa Sri Lanka kehilangan 10-20 persen pesanannya ke India dan Bangladesh karena krisis ekonomi yang sedang berlangsung yang
telah mengguncang kepercayaan pembeli.

The Morning dalam laporan terbarunya serta Telegraph yang berbasis di Inggris Inggris dalam laporan sebelumnya, telah mengutip kenaikan 30 persen dalam jumlah wanita yang bergabung dengan industri seks di Ibu Kota Sri Lanka; Kolombo, sejak Januari tahun ini. Para wanita tersebut sebelumnya bekerja di industri tekstil.

Kedua publikasi tersebut mengutip Stand Up Movement Lanka (SUML), kelompok advokasi pekerja seks terkemuka di negara itu, tentang fakta ini.

Laporan mengutip Ashila Dandeniya, direktur eksekutif SUML, yang mengatakan bahwa para wanita tersebut sangat putus asa untuk menghidupi anak-anak mereka, orang tua atau bahkan saudara mereka. "Dan pekerjaan seks adalah salah satu dari sedikit profesi yang tersisa di Sri Lanka yang menawarkan banyak keuntungan dengan cepat," kata Dandeniya.

Beberapa faktor telah berkontribusi pada pergeseran ke arah perdagangan seks ini, yang utama adalah inflasi yang sangat tinggi yang telah menurunkan upah yang sudah merosot di industri tekstil menjadi debu.

Barter Seks
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Nama Negara Terpanjang...
10 Nama Negara Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Mantan Penjajah
Sri Lanka di Bawah Bayang-Bayang...
Sri Lanka di Bawah Bayang-Bayang Kebijakan Asimilasi Etnis China
Nasib Nauru: Dulu Negara...
Nasib Nauru: Dulu Negara Terkaya, Sekarang Jual Kewarganegaraan demi Bertahan Hidup
Tren #KaburAjaDulu Juga...
Tren #KaburAjaDulu Juga Pernah Melanda Venezuela, Pemilik Minyak Terbesar di Dunia tapi Miskin
Wanita Inggris Umumkan...
Wanita Inggris Umumkan Hamil usai Tiduri 100 Pria dalam Sehari, Siapa Ayah Biologis Si Bayi?
Daftar 8 Negara Asia...
Daftar 8 Negara Asia Selatan, Lengkap Beserta Penjelasannya
Cerita Negara Terkaya...
Cerita Negara Terkaya di Dunia Bangkrut setelah Mengimpor Lamborghini dan Ferrari
Calon Kuat Presiden...
Calon Kuat Presiden Korsel Setelah Yoon Suk Yeol Digulingkan, Salah Satunya Pendukung Senjata Nuklir
Negaranya Dilanda Gempa...
Negaranya Dilanda Gempa Tewaskan 3.100 Orang Lebih, Pemimpin Myanmar Kunjungan Luar Negeri
Rekomendasi
Update Arus Balik Lebaran,...
Update Arus Balik Lebaran, Jalur Pantura Cirebon Macet Parah
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, 685.079 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Berita Terkini
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
1 jam yang lalu
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
1 jam yang lalu
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
2 jam yang lalu
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
3 jam yang lalu
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
5 jam yang lalu
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara dengan Netizen...
5 Negara dengan Netizen Paling Tidak Sopan di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved