Pemimpin Hizbullah Ancam Hadapi Israel di Lebanon Selatan

Rabu, 12 Maret 2025 - 13:15 WIB
loading...
Pemimpin Hizbullah Ancam...
Tentara Israel berpatroli di wilayah Lebanon selatan, seperti terlihat dari perbatasan Israel utara, pada 18 Februari 2025. Foto/Ayal Margolin/JINI/Xinhua
A A A
BEIRUT - Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem berjanji "menghadapi" Israel jika pendudukannya di Lebanon selatan berlanjut.

"Kami mematuhi perjanjian (gencatan senjata) sementara musuh melanggarnya... dan menyerang orang-orang yang jauh dari perbatasan dengan mobil sipil dan di rumah mereka," ujar Qassem kepada Al-Manar TV pada Minggu malam (9/3/2025).

"Jika pendudukan Israel berlanjut, itu harus dihadapi oleh tentara, rakyat, dan perlawanan, sementara beberapa menginginkan pembebasan melalui diplomasi," tegas dia.

"Perlawanan tidak akan berhenti dan tidak akan meninggalkan kemampuannya dalam menghadapi agresi dan pendudukan Israel," ujar pemimpin Hizbullah itu.

Qassem mengatakan "banyak detail berubah" setelah pembunuhan mantan Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan Hashem Safieddine.

"Kami menghadapi paparan keamanan yang telah ditangani, dan penyelidikan dilakukan untuk mengambil pelajaran dan meminta pertanggungjawaban mereka yang lalai," papar dia.

Nasrallah dibunuh pada 27 September 2024, dalam serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut. Safieddine terbunuh dengan cara yang sama pada 3 Oktober.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved