Klaim Situasi Terkendali, Sri Lanka Akan Akhiri Status Keadaan Darurat

Rabu, 17 Agustus 2022 - 13:24 WIB
loading...
Klaim Situasi Terkendali,...
Klaim Situasi Terkendali, Sri Lanka Akan Akhiri Status Keadaan Darurat. FOTO/Reuters
A A A
KOLOMBO - Sri Lanka tidak akan memperpanjang keadaan darurat yang diberlakukan untuk mengendalikan protes anti-pemerintah . Menurut kantor Presiden Sri Lanka, situasi di negara miskin itu telah "stabil".

Presiden Ranil Wickremesinghe menerapkan undang-undang yang keras, empat hari setelah pendahulunya meninggalkan negara itu dan mengundurkan diri pada 14 Juli. Sebelumnya selama berbulan-bulan terjadi protes atas kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan.

Baca: Polisi Sri Lanka Tangkap Pentolan Demo yang Gulingkan Gotabaya Rajapaksa

Keadaan darurat yang diberlakukan oleh Wickremesinghe akan berakhir pada Kamis (18/8/2022) dan dia memiliki kekuatan untuk memperbaruinya setiap bulan setelahnya. Namun, ia memilih untuk tidak memperpanjang status keadaan darurat.

"Situasi di negara ini telah stabil, tidak perlu menerapkan kembali keadaan darurat ketika itu berakhir minggu ini," kata kantor Wickremesinghe mengutipnya, seperti dikutip dari AFP.

Status keadaan darurat memungkinkan pasukan dan polisi untuk menangkap dan menahan tersangka untuk waktu yang lama. Keadaan darurat telah banyak dikritik oleh kelompok hak asasi sebagai langkah kejam yang memungkinkan presiden membuat peraturan dan membatasi kebebasan warga negara tanpa peninjauan kembali.

Pendahulu Wickremesinghe, Gotabaya Rajapaksa terpaksa meninggalkan negara itu dan mengundurkan diri ketika puluhan ribu pengunjuk rasa menyerbu kediaman resminya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved