Dua Tentara Israel Saling Tembak, Salah Satunya Tewas

Rabu, 17 Agustus 2022 - 00:10 WIB
loading...
Dua Tentara Israel Saling Tembak, Salah Satunya Tewas
Dua tentara Israel saling tembak dalam insiden friendly-fire. Salah satu dari mereka mengira yang ditembak adalah pria bersenjata Palestina. Foto/IDF
A A A
TULKAREM - Dua tentara Israel saling tembak pada Senin malam dalam insiden friendly-fire. Salah satu dari mereka tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.

Insiden ini terjadi di dekat kota Tulkarem, Tepi Barat, ketika seorang tentara mengira bahwa yang dia tembaki adalah pria bersenjata Palestina. Tembakan itu dibalas oleh rekannya, yang juga mengira hal yang sama.

Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF), seorang tentara yang beroperasi di daerah "zona jahitan"--petak tanah Tepi Barat di sisi penghalang Israel--diserang oleh tentara lain karena alasan yang tidak jelas.

Keluarga tentara yang tewas telah diberitahu. Mengutip Times of Israel, Selasa (16/8/2022), investigasi atas keadaan insiden friendly-fire ini sedang berlangsung.

Baca juga: Pasukan Israel Eksekusi Pemuda Palestina di Depan Keluarganya di Yerusalem

IDF awalnya melaporkan insiden itu sebagai serangan penembakan, dan menurut media Palestina, pasukan mulai mencari tersangka pria bersenjata di kota Palestina.

Namun tak lama kemudian, seorang pejabat militer mengatakan insiden itu kemungkinan merupakan friendly-fire. Mengutip penyelidikan awal, IDF mengatakan insiden itu bukan serangan penembakan oleh warga Palestina.

Salah satu tentara--yang tidak disebutkan namanya--dibawa ke rumah sakit dan kemudian dinyatakan tewas karena luka-lukanya.

Menurut penyelidikan awal yang dikutip oleh lembaga penyiaran publik,Kan, pada hari Senin, tentara itu meninggalkan pos penjagaan di dekat kota untuk sementara waktu, dan ketika dia kembali, rekannya yang ditempatkan di sana melepaskan tembakan ke arahnya.

Awal tahun ini, dua perwira IDF dari unit komando tewas dalam insiden serupa di sebuah pangkalan di Lembah Yordan di Tepi Barat.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1460 seconds (11.97#12.26)