Sandera Orang di Bank agar Uangnya Dikembalikan, Pria Ini Dianggap Pahlawan di Lebanon

Senin, 15 Agustus 2022 - 17:38 WIB
loading...
A A A
Penyanderaan bank adalah yang kedua dari jenisnya tahun ini, setelah nasabah yang marah menyiram nasabah di bank regional dengan bahan bakar pada bulan Januari dan menuntut tabungannya.

Dia juga sukses. Namun, tindakan pembangkangan seperti itu jarang terjadi di Lebanon meskipun penduduknya menderita dan semakin menderita terus menerus.

Pengiriman uang dari kerabat di luar negeri telah lama menjadi penyelamat bagi warga Lebanon.

Dengan mata uang lokal yang masih jatuh, krisis politik yang terus berlanjut dan tidak ada tanda nyata bahwa para pemimpin siap memenuhi tuntutan kejujuran yang penting untuk paket penyelamatan global, pengiriman uang dari luar negeri itu sangat penting untuk menjaga negara tetap utuh.

Banyak nasabah dibatasi untuk menerima minimal USD200 sebulan dari bank selain versi hibrida dari mata uang lokal, yang dikenal sebagai lolar, yang dibagikan sekitar sepertiga dari harga pasar.

Ada ketakutan yang meluas bahwa simpanan dolar di bank dapat menjadi tidak berharga jika dan ketika solusi keuangan ditemukan.

Sebagian besar barang dan jasa sekarang dijual dengan nilai dolar, yang membuat ketersediaan mata uang dolar semakin penting bagi mereka yang tidak memiliki akses ke rekening luar negeri atau aliran pendapatan siap pakai dari luar Lebanon.

“Hiperinflasi telah menghancurkan kami,” papar George Haddad, seorang pembuat roti.

Dia menjelaskan, “Bahkan hal yang paling mendasar dalam hidup seperti roti berada di luar jangkauan banyak orang.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Ini 4 Klub Sepak Bola...
Ini 4 Klub Sepak Bola di Luar Negeri Milik Orang Kaya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved