Legislator Jerman Akui Howitzer Bantuan untuk Ukraina Banyak yang Rusak

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 10:21 WIB
loading...
A A A
Seorang juru bicara perusahaan dikutip menyatakan bahwa kesepakatan senjata itu bernilai USD1,72 miliar - hampir tiga kali lipat dari semua bantuan militer yang dikirim Berlin ke pasukan Kiev sejak Rusia meluncurkan operasi militernya pada akhir Februari.

Namun, Faber telah menunjukkan bahwa 100 howitzer ini tidak akan dikirim ke Ukraina sebelum akhir tahun depan dan telah meminta Berlin untuk mengirim senjata ke Kiev dari cadangannya sendiri, yang kemudian dapat diisi ulang dengan pesanan Ukraina.

Baca juga: Jerman Akan Kirim 16 Tank Jembatan Biber ke Ukraina

Jerman sebelumnya telah memasok pasukan Ukraina dengan ribuan rudal anti-tank dan anti-udara portabel, puluhan ribu ranjau anti-tank, serta jutaan amunisi. Namun, Kiev dan bahkan mantan duta besar Ukraina untuk Jerman masih mengkritik Berlin atas apa yang mereka sebut keengganan untuk mengirim bantuan militer ke Ukraina dan lambatnya pengiriman.

Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak mengirim senjata ke Kiev, dengan mengatakan itu hanya memperpanjang konflik dan meningkatkan jumlah korban.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved