Diam-diam, Para Pakar Teknologi Israel Kunjungi Indonesia dan Bangun Relasi

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 00:01 WIB
loading...
Diam-diam, Para Pakar...
Pertemuan antara delegasi Israel dan para pemimpin bisnis lokal, rektor universitas, pengusaha dan investor di Jakarta, Indonesia. Foto/times of Israel/Samuel Neufeld
A A A
TEL AVIV - Para profesional teknologi dan pejabat perdagangan Israel dilaporkan mengunjungi Indonesia bulan Juli lalu untuk mengeksplorasi investasi, usaha teknologi, dan inisiatif dampak sosial.

Diselenggarakan Israel-Asia Centre (IAC), program online selama tiga bulan juga diselenggarakan dan dihadiri hampir 100 orang Israel dan Indonesia.

Pendiri dan Direktur Eksekutif Israel-Asia Center Rebecca Zeffert mencatat meskipun kurangnya hubungan diplomatik, masih ada "potensi luar biasa yang belum dimanfaatkan dalam pendidikan, fintech, keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), mobilitas, perawatan kesehatan, agritech, dan teknologi air."

Baca juga: Rusia: Perdana Menteri Israel Munafik, Abaikan Nyawa Rakyat Palestina

"Program online adalah kesempatan bagi peserta dari kedua belah pihak untuk menceburkan diri ke dalam air, tetapi perjalanan tersebut, secara langsung, membawa hubungan ini ke tingkat yang sama sekali baru," ujar dia.

"Ini adalah pertama kalinya sebagian besar dari kami bertemu langsung setelah berbulan-bulan, dan dalam beberapa kasus, bertahun-tahun, bekerja sama sepenuhnya secara online, dan energinya benar-benar elektrik! Semua orang sangat senang akhirnya bisa bertemu langsung," papar dia kepada Times of Israel.

Baca juga: Rusia Anggap Israel Bersalah karena Serang Gaza, Ukraina Bela Aksi Brutal Zionis

Sebagai bagian dari perjalanan, delegasi Israel bertemu dengan para pemimpin bisnis lokal, rektor universitas, pengusaha dan investor, serta mengunjungi pusat-pusat startup dan akselerator di ibukota Indonesia, Jakarta.

Menurut Israel-Asia Center, perdagangan Israel-Indonesia mencapai sekitar USD500 juta per tahun.

Pada tahun 2030, Indonesia diharapkan memiliki ekonomi terbesar kelima di dunia. Selain itu, ekonomi internet Indonesia tumbuh sebesar 49% per tahun dan akan mencapai USD330 miliar dalam delapan tahun ke depan.

“Jika semua ini dicermati, maka tidak heran jika ekonomi digital Indonesia mengalami pertumbuhan yang masif, terutama pasca-COVID,” tambah Rebecca.

Perjalanan itu dilakukan di tengah spekulasi bahwa negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia ini mungkin ingin menormalkan hubungan dengan Israel, menyusul Kesepakatan Abraham yang ditengahi Amerika Serikat (AS) yang melihat Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Sudan dan Maroko membangun hubungan dengan Israel pada 2020.

Namun, seorang anggota parlemen senior Indonesia menekankan awal tahun ini bahwa RI tidak akan pernah menormalkan hubungan dengan Israel dan menegaskan klaim bahwa AS menawarkan Jakarta USD2 miliar untuk melakukannya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved