Negara yang Penduduknya Paling Pendek

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 20:45 WIB
loading...
A A A
2. Bolivia
Bolivia merupakan salah satu negara di Amerika Selatan. Dengan rata-rata tinggi penduduk 62,9 inci atau setara dengan 159,76 cm, Bolivia menjadi negara kedua yang mempunyai penduduk terpendek. Hanya berbeda sejauh 2 cm dibandingkan Indonesia. Pria Bolivia mempunyai rata-rata setinggi 168,10 cm, sedangkan wanitanya rata-rata setinggi 155,58.

Baca: Raffi Ahmad Mau Pensiun Jadi Artis: Gue Butuh Refresh

3. Filipina
Masih satu rumpun dengan Indonesia, Filipina menempati posisi ketiga untuk peringkat negara dengan penduduk terpendek. Penduduk dari negara yang dijuluki Mutiara Laut Orien ini rata-rata setinggi 63,7 inci atau 161,79 cm. Walaupun rata-rata tinggi penduduk Filipina di atas Indonesia, tinggi rata-rata prianya berada di bawah Indonesia, begitu juga dengan tinggi wanita Filipina. Kebanyakan pria Filipina mempunyai tinggi 165,23 cm, sedangkan untuk wanita setinggi 154,14. Perbedaan yang sangat tipis jika dibandingkan dengan Indonesia.

Sumber:
https://worldpopulationreview.com/country-rankings/average-height-by-country
https://gemari.id/gemari/2020/8/12/orang-indonesia-terpendek-di-dunia-mengapa
https://www.indexmundi.com/facts/indicators/SH.STA.STNT.ZS/rankings
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved