PBB Kecam Pembunuhan Tak Masuk Akal terhadap Anak-anak Palestina
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Korban anak terbaru adalah Liyan al-Shaer yang berusia 10 tahun, yang meninggal di sebuah rumah sakit di Yerusalem pada Kamis karena luka di kepala yang dideritanya dalam putaran terakhir konflik di Gaza.
Sebanyak 17 anak tewas selama permusuhan Gaza dari 5 hingga 7 Agustus, sementara dua lagi tewas pada Selasa dalam operasi Israel di Tepi Barat.
Kantor HAM PBB (OHCHR) mengatakan bahwa di antara 48 warga Palestina yang tewas dalam konflik Gaza pekan lalu, setidaknya ada 22 warga sipil. Mereka termasuk 17 anak.
Menurut ONHCR, dari 360 warga Palestina yang dilaporkan terluka, hampir dua pertiganya adalah warga sipil, termasuk 151 anak-anak.
Kantor berita Wafa melaporkan 3 anak Gaza masih menggunakan sistem pendukung kehidupan di sebuah rumah sakit di Yerusalem timur yang dicaplok Israel.
"Dalam sejumlah insiden, anak-anak adalah mayoritas korban," kata kantor Bachelet.
"Meluncurkan serangan yang mungkin diperkirakan akan membunuh atau melukai warga sipil secara tidak sengaja, atau merusak objek sipil, dengan cara yang tidak proporsional dengan keuntungan militer yang nyata dan langsung diantisipasi, dilarang," katanya.
"Serangan seperti itu harus dihentikan."
Sebanyak 17 anak tewas selama permusuhan Gaza dari 5 hingga 7 Agustus, sementara dua lagi tewas pada Selasa dalam operasi Israel di Tepi Barat.
Kantor HAM PBB (OHCHR) mengatakan bahwa di antara 48 warga Palestina yang tewas dalam konflik Gaza pekan lalu, setidaknya ada 22 warga sipil. Mereka termasuk 17 anak.
Menurut ONHCR, dari 360 warga Palestina yang dilaporkan terluka, hampir dua pertiganya adalah warga sipil, termasuk 151 anak-anak.
Kantor berita Wafa melaporkan 3 anak Gaza masih menggunakan sistem pendukung kehidupan di sebuah rumah sakit di Yerusalem timur yang dicaplok Israel.
"Dalam sejumlah insiden, anak-anak adalah mayoritas korban," kata kantor Bachelet.
"Meluncurkan serangan yang mungkin diperkirakan akan membunuh atau melukai warga sipil secara tidak sengaja, atau merusak objek sipil, dengan cara yang tidak proporsional dengan keuntungan militer yang nyata dan langsung diantisipasi, dilarang," katanya.
"Serangan seperti itu harus dihentikan."
Lihat Juga :