Rumor Si Cantik Alina Kabaeva Pacar Putin Disebut Permainan Kremlin

Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:20 WIB
loading...
Rumor Si Cantik Alina Kabaeva Pacar Putin Disebut Permainan Kremlin
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Alina Kabaeva saat difoto tahun 2004. Keduanya sudah lama dirumorkan sebagai pasangan kekasih. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Alina Kabaeva (39), pesenam yang juga politisi cantik Rusia, sudah lama dirumorkan sebagai kekasih rahasia Presiden Vladimir Putin (69). Seorang pengusaha Rusia mengatakan rumor itu sebenarnya permainan Kremlin sendiri.

Putin sebenarnya telah membantah rumor hubungan asmaranya dengan Kabaeva. Namun, media-media Barat melaporkan bahwa politisi cantik itu telah melahirkan dua anak dari sang presiden.

Putin telah menceraikan istrinya Lyudmila Putina pada 2013 setelah 30 tahun menikah. Sejak itu, sang presiden belum menikah lagi dan rumor hubungan asmaranya dengan Kabaeva menyebar selama bertahun-tahun.

Baca juga: Si Cantik Alina Kabaeva Hamil, Disebut Mengandung Anak Vladimir Putin

"Saya pikir Kabaeva adalah operasi penyamaran," kata pengusaha yang juga mantan anggota Parlemen Rusia, Ilya Ponomarev, mengatakan kepada wartawan Ukraina; Dmitry Gordon, dalam sebuah wawancara yang di-posting di YouTube.

"Ada banyak bukti bahwa dia bukan istrinya dan saya pikir anak-anak yang dia miliki bukan miliknya," ujarnya.

"Dia memenuhi tugas penting tertentu," lanjut dia, merujuk pada Kabaeva, seperti dikutip Newsweek, Kamis (11/8/2022).

Sementara dia mengatakan bahwa Kabaeva "memainkan peran" dari sebuah cerita sampul, Kabaeva dan Putin adalah teman yang sangat baik.

Bulan lalu, akun Telegram yang dikelola secara anonim, General SVR, mengeklaim bahwa Kabaeva sedang mengandung anak perempuan dari presiden Rusia, meskipun klaim itu belum dikonfirmasi.

Pada tahun 2008, surat kabar Rusia; Moskovsky Korrespondent, ditutup hanya beberapa hari setelah melaporkan bahwa Putin memiliki rencana untuk menceraikan Lyudmila demi Kabaeva.

Ponomarev adalah satu-satunya anggota Duma Negara yang memberikan suara menentang pencaplokan Crimea oleh Rusia selama invasi Rusia 2014 ke Ukraina dan dia pindah ke Kiev pada 2016.

Dia tidak menyebutkan siapa yang dia pikir adalah ayah kandung dari anak-anak Kabaeva.

"Awalnya informasi itu disebarkan oleh Kremlin bahwa dia adalah istrinya," katanya. "Saya tahu orang-orang yang melakukannya."

Kabaeva masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa pada Juni, yang melarangnya masuk ke negara-negara blok tersebut. Aset-asetnya di Uni Eropa juga dibekukan.

Uni Eropa mengatakan bahwa Kabaeva terkait erat dengan Putin dan bahwa sebagai ketua Dewan Direksi Grup Media Nasional (NMG), yang memiliki saham di media pemerintah Rusia, Kabaeva membantu mereproduksi propaganda Pemerintah Rusia.

"Dia bertanggung jawab karena mendukung tindakan dan kebijakan yang merusak integritas teritorial, kedaulatan dan kemerdekaan Ukraina," kata pihak Uni Eropa.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1912 seconds (11.252#12.26)