Kisah Tragedi Penerbangan Aeroflot Jatuh Tewaskan 75 Orang karena Dikendalikan Anak Kecil

Jum'at, 26 April 2024 - 08:12 WIB
loading...
Kisah Tragedi Penerbangan...
Penerbangan Aeroflot jatuh menewaskan 75 orang di dalamnya pada 23 Maret 1994. Terungkap bahwa tragedi ini terjadi karena pilot membiarkan anaknya masuk ke kokpit dan mengendalikan penerbangan. Foto/LAD Bible
A A A
MOSKOW - Pada 30 tahun yang lalu, tepatnya 23 Maret 1994, salah satu tragedi penerbangan paling tragis dalam sejarah terjadi. Itu karena pilot membiarkan anak-anaknya masuk ke dalam kokpit dan mengendalikan pesawat.

Itu terjadi pada Aeroflot Flight 593. Tragedi ini ramai diberitakan kembali oleh beberapa media internasional bertepatan dengan momen tiga dekade kecelakaan tersebut.

Mengutip LAD Bible, Jumat (26/4/2024), tak lama setelah tengah malam pada 23 Maret 1994, penerbangan itu berangkat dari Bandara Internasional Sheremetyevo di Moskow, Rusia, menuju Bandara Kai Tak di Hong Kong.

Di dalamnya terdapat 63 penumpang dan 12 awak pesawat yang dikapteni oleh Andrew Viktorovich Danilov, seorang pilot Rusia yang bekerja di Aeroflot sejak 1992.

Baca Juga: Penerbangan Air France Jatuh ke Laut Tewaskan 228 Orang, Ini Kata-kata Terakhir Pilotnya

Dia adalah seorang pilot berpengalaman, dengan lebih dari 9.500 jam waktu penerbangan, termasuk 950 jam di A310—model yang sama yang digunakan untuk Aeroflot Flight 593.

Dia bergabung dengan first officer Igor Vasilyevich Piskaryov dengan pengalaman waktu terbang 5.885 jam, dan kapten bantuan Yaroslav Vladimirovich Kudrinsky dengan pengalaman waktu terbang 8.940 jam.

Pesawat lepas landas tanpa drama, dan memulai perjalanannya.

Saat itu, kedua anak Kapten Kudrinsky sedang melakukan perjalanan internasional pertama mereka bersama sang ayah, dan keduanya diundang ke dek penerbangan untuk melihat tempat dia bekerja selama penerbangan.

Saat ini pesawat sedang terbang dengan autopilot saat melaju menuju tujuan akhirnya, dengan sebagian besar dari 63 penumpangnya tertidur.

Pada pukul 00.43, putri Kudrinsky yang berusia 13 tahun, duduk di kursi ayahnya, secara manual menyesuaikan pengaturan arah autopilot sehingga membuatnya merasa seperti sedang "menerbangkan" pesawat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Hal yang Wajib Diperhatikan...
Hal yang Wajib Diperhatikan Orang Tua sebelum Titipkan Anak ke Daycare
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved