Warga Palestina dari Tepi Barat Kini Bisa Terbang Langsung ke Turki

Rabu, 10 Agustus 2022 - 08:31 WIB
loading...
Warga Palestina dari...
Bandara Ramon, dekat kota resor Laut Merah Eilat, Israel. Foto/wikipedia
A A A
TEL AVIV - Warga Palestina dari Tepi Barat ditawarkan penerbangan khusus dari Bandara Ramon, dekat kota resor Laut Merah Eilat, ke tujuan di Turki.

Otoritas Bandara Israel mengatakan hal itu pada Selasa (9/8/2022), menurut laporan kantor berita Reuters.

Langkah tersebut merupakan isyarat terbaru Israel kepada warga Palestina, menyusul tekanan dari Amerika Serikat (AS) untuk memudahkan perjalanan bagi warga Palestina.

Baca juga: Hizbullah Peringatkan Israel Tak Serang Pejuang Palestina di Lebanon

Perkembangan ini muncul saat prospek untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai yang telah lama terhenti dan mendirikan negara Palestina merdeka tampak redup.

"Kami menyambut baik upaya memfasilitasi perjalanan bagi orang-orang Palestina," ujar juru bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) kepada Reuters.

Baca juga: Rusia Anggap Israel Bersalah karena Serang Gaza, Ukraina Bela Aksi Brutal Zionis

Namun perwakilan Palestina, yang gerakannya secara rutin dibatasi oleh Israel, mengatakan mereka bukan pihak yang dilibatkan dalam keputusan tersebut.

"Tidak ada yang berkonsultasi dengan kami tentang masalah ini," papar Wasel Abu Yousef, anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina.

Dia menjelaskan, “Yang kami cari adalah kembalinya Bandara Internasional al-Quds untuk beroperasi sebagai bandara Negara Palestina.”

Warga Palestina dari daerah yang diduduki Israel dalam perang 1967 tidak dapat terbang dari Bandara Ben Gurion Israel tanpa izin khusus.

Mereka biasanya melakukan perjalanan ke Yordania untuk mengejar penerbangan internasional.

Padahal perjalanan ke Yordania memerlukan penyeberangan melalui pos pemeriksaan Israel dan dapat memakan waktu berjam-jam.

Sesuai program percontohan, penerbangan akan berjalan dua kali seminggu mulai akhir Agustus.

“Tujuan penerbangan itu ke Istanbul dan Antalya dengan maskapai Turki, Atlas dan Pegasus serta menggunakan pesawat Airbus A321,” papar otoritas bandara Israel.

Penerbangan ini tidak akan ditawarkan kepada warga Palestina dari Jalur Gaza.

Bandara Ramon, yang dibuka pada 2019, berjarak sekitar 300 km dari Yerusalem dan dirancang untuk membawa pesawat apa pun yang dialihkan dari Bandara Ben Gurion, dekat Tel Aviv.

Maskapai asing seperti Ryanair, Wizzair dan Lufthansa mulai terbang tanpa henti ke bandara Eilat yang lebih tua pada 2015 selama bulan-bulan musim dingin setelah Israel menawarkan maskapai penerbangan 60 euro (USD61) per penumpang yang dibawa dengan penerbangan langsung dari luar negeri.

Tetapi pandemi COVID-19 sebagian besar menghentikan penerbangan itu.

Otoritas bandara mengatakan untuk pertama kalinya, penerbangan musim panas ke berbagai tujuan di Eropa dari Eilat akan dimulai dalam beberapa hari mendatang.

Tujuan itu termasuk Batumi, Georgia dan Larnaca, Siprus dengan maskapai Israel, Arkia, dan Warsawa dan Katowice dengan maskapai Polandia, Enter Air.

“Pegasus pada Oktober akan menerbangkan warga Israel ke Turki dengan empat penerbangan sepekan,” ungkap pihak berwenang.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved