Satu Tewas dalam Ledakan Pangkalan Udara Rusia di Crimea

Rabu, 10 Agustus 2022 - 00:14 WIB
loading...
Satu Tewas dalam Ledakan...
Satu tewas dalam ledakan di Pangkalan Udara Rusia yang ada di Crimea. Foto/The Moscow Times
A A A
MOSKOW - Gubernur wilayah Crimea mengatakan satu orang tewas dalam serangkaian ledakan yang mengguncang lapangan terbang militer Rusia diwilayah itu pada Selasa (9/8/2022) sore. Sementara itu, menurut Kementerian Kesehatan Crimea, lima orang lagi menderita luka ringan akibat insiden itu.

“Sayangnya, sekarang informasi resmi masuk, sayangnya, kami memiliki satu kematian,” kata Sergey Aksyonov, kepala Crimea, yang berada di lapangan terbang Saki, memposting video di saluran Telegramnya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (10/8/2022).

Ia berjanji untuk mengeluarkan pembaruan di media sosial jika dan ketika rincian lebih lanjut ditetapkan.

Baca juga: Ledakan Guncang Kawasan Dekat Pangkalan Udara di Krimea

Dalam video terbarunya, Aksyonov juga mendesak semua orang hanya mencari dan menerima pernyataan resmi, seperti yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, mengenai penyebab ledakan.

Pejabat itu kemudian memberikan jaminan bahwa jumlah ambulans yang bekerja di tempat kejadian cukup, dengan situasi yang digambarkan di sana sebagai “terkendali.”

Gubernur Crimea itu juga menjelaskan bahwa rumah warga di sekitar lapangan terbang akan direlokasi. Selain itu, Aksyonov juga berjanji bahwa tidak ada penduduk lokal yang terkena dampak ledakan akan dibiarkan “tanpa bantuan.”

Baca juga: Mantan Presiden Rusia: Zelensky Gunakan Buku Pedoman Hitler

Kementerian kesehatan Crimea, pada gilirannya, telah mengkonfirmasi bahwa lima orang yang terluka dalam insiden itu, termasuk seorang anak, telah dirawat di rumah sakit, dengan kondisi mereka digambarkan tidak mengancam jiwa.

Laporan pertama dari beberapa ledakan di desa Novonefyodovka, banyak disertai dengan rekaman saksi mata, muncul di beberapa saluran Telegram Rusia sekitar pukul 3 sore waktu setempat. Insiden itu kemudian dikonfirmasi oleh otoritas Crimea dan akhirnya oleh kementerian pertahanan di Moskow juga.

Kementerian pertahanan Rusia sebelumnya menyebut ledakan itu sebagai ledakan amunisi yang tidak disengaja dan membantah bahwa itu disebabkan oleh serangan musuh.

Baca juga: Zelensky: Larang Semua Warga Rusia Datang ke Negara-negara Barat Setahun

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
PRJ 2026 Pecah! Wali...
PRJ 2026 Pecah! Wali Ajak Penonton Nyanyi dan Joget Bareng
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved