Sukses Ubah Permainan, AS Kirim Lebih Banyak Rudal HIMARS ke Ukraina

Selasa, 09 Agustus 2022 - 23:45 WIB
loading...
A A A
AS mulai mengirim Ukraina HIMARS, sistem rudal yang kuat yang dibangun oleh Lockheed Martin, pada bulan Juni. Sistemnya yang mobile, menembak dengan presisi dan memiliki kemampuan jangkauan sekitar 50 mil atau hampir dua kali lipat jangkauan howitzer M777, senjata buatan Barat yang digunakan Ukraina sebelum kedatangan HIMARS.

"Paket tersebut juga mencakup 75.000 butir amunisi artileri 155mm, 20 sistem mortir 120mm, 20.000 butir amunisi mortir 120mm, amunisi untuk sistem rudal darat-ke-udara tingkat nasional, 1.000 Javelin dan ratusan sistem anti-armor AT4, 50 kendaraan perawat medis lapis baja, amunisi anti-personil Claymore, bahan peledak C-4 dan pasokan medis," menurut Departemen Pertahanan AS seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (9/8/2022).

HIMARS telah disebut-sebut meningkatkan upaya pertahanan Ukraina dalam beberapa bulan terakhir, dengan beberapa ahli berspekulasi bahwa mereka dapat mengubah gelombang perang yang menguntungkan Ukraina. Pensiunan Jenderal Angkatan Darat AS Mark Hertling menggambarkan HIMARS sebagai "pengubah permainan" pada bulan Juli, dengan mengatakan bahwa mereka menggunakan lebih sedikit amunisi, memiliki jangkauan yang lebih besar dan akurasi presisi yang lebih baik.

Ukraina sendiri memuji HIMARS karena membantu menghancurkan target utama milik Rusia, termasuk sistem komando dan gudang amunisi. Pekan lalu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan pasukannya menggunakan HIMARS untuk menyerang lebih dari 10 titik kendali Rusia.

Baca juga: Bak Piala, Rusia Pamerkan Senjata AS dan Inggris yang Direbut di Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved