Pentagon: 80.000 Tentara Rusia Tewas atau Terluka dalam Perang Ukraina
Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
"Kerugian itu cukup luar biasa mengingat Rusia tidak mencapai tujuan [Presiden] Vladimir Putin pada awal perang," kata Kahl kepada wartawan.
Dia mengatakan perlambatan dalam penggunaan rudal jarak jauh dan peluru kendali presisi oleh pasukan Rusia merupakan indikator bahwa persediaan mereka telah jatuh mendekati apa yang dibutuhkan Moskow sebagai cadangan untuk "kontinjensi lainnya".
Kahl mengakui bahwa pihak Ukraina juga mengalami kerugian personel yang signifikan di medan perang, tetapi tidak memberikan angkanya.
“Kedua belah pihak mengambil korban. Perang ini adalah konflik konvensional paling intens di Eropa sejak Perang Dunia Kedua,” katanya.
“Tetapi Ukraina memiliki banyak keuntungan, tidak sedikit di antaranya adalah keinginan mereka untuk bertarung.”
Dia mengatakan perlambatan dalam penggunaan rudal jarak jauh dan peluru kendali presisi oleh pasukan Rusia merupakan indikator bahwa persediaan mereka telah jatuh mendekati apa yang dibutuhkan Moskow sebagai cadangan untuk "kontinjensi lainnya".
Kahl mengakui bahwa pihak Ukraina juga mengalami kerugian personel yang signifikan di medan perang, tetapi tidak memberikan angkanya.
“Kedua belah pihak mengambil korban. Perang ini adalah konflik konvensional paling intens di Eropa sejak Perang Dunia Kedua,” katanya.
“Tetapi Ukraina memiliki banyak keuntungan, tidak sedikit di antaranya adalah keinginan mereka untuk bertarung.”
(min)
Lihat Juga :