Pentagon: 80.000 Tentara Rusia Tewas atau Terluka dalam Perang Ukraina

Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:06 WIB
loading...
Pentagon: 80.000 Tentara...
Pentagon memperkirakan 80.000 tentara Rusia tewas atau terluka dalam perang di Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat senior Pentagon memperkirakan bahwa sebanyak 80.000 tentara Rusia tewasatauterluka di Ukraina sejak perang dimulai 24 Februari.

“Rusia mungkin telah mengambil 70 atau 80.000 korban dalam waktu kurang dari enam bulan,” kata Wakil Menteri Pertahanan AS Colin Kahl, seperti dikutip AFP, Selasa (9/8/2022).

Kahl juga mengatakan pasukan Rusia juga telah kehilangan 3.000 atau 4.000 kendaraan lapis baja.

Bahkan, kata dia, Rusia bisa kehabisan rudal presisi yang tersedia, termasuk rudal jelajah yang diluncurkan dari udara dan laut, setelah menembakkan sejumlah besar senjata tersebut ke sasaran Ukraina sejak meluncurkan invasi.

Baca juga: Balas Dendam, Moskow Larang AS Inspeksi Senjata Nuklir Rusia

"Kerugian itu cukup luar biasa mengingat Rusia tidak mencapai tujuan [Presiden] Vladimir Putin pada awal perang," kata Kahl kepada wartawan.

Dia mengatakan perlambatan dalam penggunaan rudal jarak jauh dan peluru kendali presisi oleh pasukan Rusia merupakan indikator bahwa persediaan mereka telah jatuh mendekati apa yang dibutuhkan Moskow sebagai cadangan untuk "kontinjensi lainnya".

Kahl mengakui bahwa pihak Ukraina juga mengalami kerugian personel yang signifikan di medan perang, tetapi tidak memberikan angkanya.

“Kedua belah pihak mengambil korban. Perang ini adalah konflik konvensional paling intens di Eropa sejak Perang Dunia Kedua,” katanya.

“Tetapi Ukraina memiliki banyak keuntungan, tidak sedikit di antaranya adalah keinginan mereka untuk bertarung.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved