Israel Terima Lebih Banyak Yahudi Rusia Dibanding dari Ukraina

Rabu, 27 Juli 2022 - 12:05 WIB
loading...
A A A
Di tengah tingginya permintaan untuk Aliyah, Kementerian Dalam Negeri Israel tidak dapat menawarkan janji selama berbulan-bulan.

Eksodus Ukraina Melambat

Sementara itu, jumlah orang Yahudi Ukraina yang terbang ke Israel telah menurun dalam beberapa pekan terakhir.

Hal itu terbukti dari penurunan jumlah orang yang tinggal di tempat penampungan di Ukraina, Polandia dan negara-negara tetangga lainnya yang dijalankan Jewish Agency, badan pemerintah Israel yang membantu upaya imigrasi.

Kementerian Dalam Negeri Israel mengumumkan pada awal Maret bahwa hanya "halachic" Yahudi Ukraina, mereka yang lahir dari ibu Yahudi, yang akan diterima di Israel.

Di bawah hukum Israel, orang Yahudi yang ingin berimigrasi ke Israel diminta membawa keluarga mereka jika mereka juga ingin mendapat manfaat dari hak kewarganegaraan.

Jika keluarga mereka tetap tinggal, mereka tidak diizinkan untuk mendaftar secara terpisah nanti.

Kebijakan ini secara efektif berarti pemisahan keluarga, karena Ukraina melarang pria berusia antara 18 dan 60 tahun meninggalkan negara itu dan mengirim mereka ke garis depan pertempuran.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Cristiano Ronaldo Dihantui...
Cristiano Ronaldo Dihantui Kutukan Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
5 Kolonel Terima Tanda...
5 Kolonel Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha dari Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved