Jerman Akui Kirim Lebih Banyak Sistem Roket Canggih ke Ukraina

Rabu, 27 Juli 2022 - 10:31 WIB
loading...
A A A
Pengumuman itu bahkan menimbulkan kebingungan awal tahun ini ketika Bundeswehr, Angkatan Bersenjata Jerman, mengakui bahwa mereka sendiri tidak memiliki versi darat dari sistem IRIS-T.

Menurut laporan media Jerman, Kiev akan mendapatkan sistem pertahanan udara yang dijanjikan tidak lebih awal dari November.

Menurut laporan pada Selasa, sistem baru "pukulan" akan tiba di Ukraina "di musim gugur."

Ini adalah kedua kalinya Berlin mengirim senjata berat ke Kiev. Kembali pada Juni, Jerman mentransfer tujuh howitzer PzH 2000 bersama dengan perangkat keras militer lainnya ke Ukraina.

Sebelumnya, negara itu memasok pasukan Ukraina dengan ribuan rudal anti-tank dan anti-udara portabel, puluhan ribu ranjau anti-tank, serta jutaan amunisi.

Namun, Kiev dan bahkan mantan duta besar Ukraina untuk Jerman masih berulang kali mengkritik Berlin atas apa yang mereka sebut keengganan mengirim bantuan militer ke Ukraina dan lambatnya pengiriman.

Pada Juli, Lambrecht mengakui Jerman harus mengirim senjata ke Ukraina dari persediaan tentaranya sendiri dan kapasitasnya terbatas.

Pada Selasa, dia juga mengatakan peluncur roket ganda dan howitzer berasal dari stok Bundeswehr.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved