Perang Sengit, Ukraina Klaim Hancurkan Sistem Rudal S-300 Rusia
Senin, 25 Juli 2022 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Wilayah itu terletak tepat di utara Semenanjung Crimea, wilayah yang melepaskan diri dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia pada tahun 2014.
Juga dilaporkan pada hari Minggu oleh Euromaiden Press bahwa tujuh target pelabuhan dan infrastruktur industri telah diserang oleh misil-misil dari sistem S-300 di dekat Mykolaiv, sebuah kota pelabuhan yang terletak kurang dari 200 kilometer sebelah utara Zelenotropynske.
Tidak diketahui apakah sistem S-300 yang dihancurkan pada hari Minggu bertanggung jawab atas serangan ini.
Sistem rudal anti-udara S-300 adalah teknologi militer era Soviet yang diperkenalkan sekitar 40 tahun yang lalu, dengan jangkauan penargetan hanya 75 mil.
Sebelumnya pada bulan Juli, dilaporkan bahwa pasukan Rusia menjadi semakin bergantung pada perangkat keras lama setelah stok amunisi modern diduga menipis akibat konflik berkepanjangan di Ukraina.
Enam serangan di Mykolaiv dikaitkan dengan rudal S-300 selama akhir pekan pertama bulan Juli.
Sekitar waktu yang sama, dilaporkan bahwa Rusia juga semakin bergantung pada rudal Kh-32, yang awalnya dirancang untuk menenggelamkan kapal.
Juga dilaporkan pada hari Minggu oleh Euromaiden Press bahwa tujuh target pelabuhan dan infrastruktur industri telah diserang oleh misil-misil dari sistem S-300 di dekat Mykolaiv, sebuah kota pelabuhan yang terletak kurang dari 200 kilometer sebelah utara Zelenotropynske.
Tidak diketahui apakah sistem S-300 yang dihancurkan pada hari Minggu bertanggung jawab atas serangan ini.
Sistem rudal anti-udara S-300 adalah teknologi militer era Soviet yang diperkenalkan sekitar 40 tahun yang lalu, dengan jangkauan penargetan hanya 75 mil.
Sebelumnya pada bulan Juli, dilaporkan bahwa pasukan Rusia menjadi semakin bergantung pada perangkat keras lama setelah stok amunisi modern diduga menipis akibat konflik berkepanjangan di Ukraina.
Enam serangan di Mykolaiv dikaitkan dengan rudal S-300 selama akhir pekan pertama bulan Juli.
Sekitar waktu yang sama, dilaporkan bahwa Rusia juga semakin bergantung pada rudal Kh-32, yang awalnya dirancang untuk menenggelamkan kapal.
Lihat Juga :