WHO Pertimbangkan Status Darurat Kesehatan Global untuk Cacar Monyet
Jum'at, 22 Juli 2022 - 02:30 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi mayoritas memberi tahu kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, bahwa situasinya, pada saat itu, belum memenuhi ambang batas. Sekarang pertemuan kedua akan diadakan, dengan jumlah kasus meningkat dan menyebar ke enam negara lagi dalam seminggu terakhir.
Jika komite memberi tahu Tedros bahwa wabah tersebut merupakan PHEIC, ia akan mengusulkan rekomendasi sementara tentang cara mencegah dan mengurangi penyebaran penyakit dengan lebih baik dan mengelola respons kesehatan masyarakat global.
Baca: Rusia Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama
“Sembilan puluh delapan persen dari kasus yang dilaporkan adalah di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan terutama mereka yang memiliki banyak pasangan anonim atau baru baru-baru ini," jelas Rosamund Lewis, Pimpinan Teknis WHO untuk Cacar Monyet.
Menurut WHO, pasien biasanya berusia muda dan terutama di daerah perkotaan. Komite akan melihat tren dan data terbaru, seberapa efektif tindakan pencegahan dan membuat rekomendasi untuk apa yang harus dilakukan negara dan komunitas untuk mengatasi wabah tersebut.
Jika komite memberi tahu Tedros bahwa wabah tersebut merupakan PHEIC, ia akan mengusulkan rekomendasi sementara tentang cara mencegah dan mengurangi penyebaran penyakit dengan lebih baik dan mengelola respons kesehatan masyarakat global.
Baca: Rusia Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama
“Sembilan puluh delapan persen dari kasus yang dilaporkan adalah di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan terutama mereka yang memiliki banyak pasangan anonim atau baru baru-baru ini," jelas Rosamund Lewis, Pimpinan Teknis WHO untuk Cacar Monyet.
Menurut WHO, pasien biasanya berusia muda dan terutama di daerah perkotaan. Komite akan melihat tren dan data terbaru, seberapa efektif tindakan pencegahan dan membuat rekomendasi untuk apa yang harus dilakukan negara dan komunitas untuk mengatasi wabah tersebut.
Lihat Juga :