Warga Maroko Turun ke Jalan Potes Kunjungan Panglima Militer Israel
Selasa, 19 Juli 2022 - 21:49 WIB
loading...
Warga Maroko turun ke jalan memprotes kunjungan panglima militer Israel. Foto/Palestine Chronicle
A
A
A
RABAT - Puluhan aktivis hak asasi manusia (HAM) berdemonstrasi di depan gedung parlemen Maroko di ibu kota Rabat pada hari Senin untuk memprotes kunjungan Kepala Staf tentara pendudukan Israel , Aviv Kochavi. Ini adalah kunjungan publik pertama dari jenisnya dan akan berlangsung selama tiga hari.
Protes itu diserukan oleh Kelompok Aksi Nasional untuk Palestina yang populer, yang menentang normalisasi antara Maroko dan negara pendudukan itu. Demonstran meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk kunjungan dan normalisasi.
Menurut kepala Observatorium Maroko melawan Normalisasi, Ahmed Wehman, protes tersebut mewakili "kutukan atas kunjungan penjahat perang," yang dia katakan, menumpahkan darah ribuan orang Lebanon dan Arab Palestina."
Baca juga: Islamis Maroko: Normalisasi dengan Israel adalah Pengkhianatan Terhadap Palestina
"Tempatnya (Kochavi) adalah di pengadilan sehingga keadilan dapat berbicara dengannya, dan dia akan dihukum atas apa yang telah dia lakukan dengan tangannya, yang berlumuran darah orang tak bersalah," ujarnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (19/7/2022).
Protes itu diserukan oleh Kelompok Aksi Nasional untuk Palestina yang populer, yang menentang normalisasi antara Maroko dan negara pendudukan itu. Demonstran meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk kunjungan dan normalisasi.
Menurut kepala Observatorium Maroko melawan Normalisasi, Ahmed Wehman, protes tersebut mewakili "kutukan atas kunjungan penjahat perang," yang dia katakan, menumpahkan darah ribuan orang Lebanon dan Arab Palestina."
Baca juga: Islamis Maroko: Normalisasi dengan Israel adalah Pengkhianatan Terhadap Palestina
"Tempatnya (Kochavi) adalah di pengadilan sehingga keadilan dapat berbicara dengannya, dan dia akan dihukum atas apa yang telah dia lakukan dengan tangannya, yang berlumuran darah orang tak bersalah," ujarnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (19/7/2022).
Lihat Juga :