alexametrics

UE: Aneksasi akan Ganggu Hubungan Israel dengan Dunia Internasional

loading...
UE: Aneksasi akan Ganggu Hubungan Israel dengan Dunia Internasional
Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE), Josep Borrell mengatakan, aneksasi Israel atas wilayah Palestina akan mengganggu hubungan Tel Aviv dengan dunia internasional. Foto/REUTERS
A+ A-
BRUSSELS - Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE), Josep Borrell mengatakan, aneksasi Israel atas wilayah Palestina akan mengganggu hubungan Tel Aviv dengan dunia internasional. Dia juga mendukung keterlibatan Kuartet Timur Tengah, yang terdiri UE, PBB, Amerika Serikat (AS) dan Rusia, dalam membantu menghidupkan kembali pembicaraan antara Israel dan Palestina.

"Aneksasi sepihak pasti akan memiliki konsekuensi hukum untuk hubungan komunitas internasional dengan Israel," kata Borrell dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan (DK) PBB, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (25/6/2020).

(Baca juga: Indonesia Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina di Tahun 2020)



Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon dalam pertemuan DK PBB membela keputusan negaranya untuk menganeksasi wilayah Palestina. Dia mengatakan, wilayah yang akan dicaplok adalah wilayah yang secara historis milik Israel.

"Jika Israel memutuskan untuk memperluas kedaulatannya, itu akan dilakukan sehubungan dengan daerah-daerah di mana Israel selalu mempertahankan klaim sejarah dan hukum yang sah," ucap Danon.

Sebelumnya, Sekertaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit dalam pertemuan DK PBB mengatakan bahwa aneksasi Israel atas wilayah Tepi Barat akan mengobarkan ketegangan dan membahayakan perdamaian di Timur Tengah. Gheit menyebut, aneksasi ini juga dapat memicu perang di dan luar wilayah tersebut.

Gheit mengatakan, aneksasi juga akan memiliki konsekuensi yang lebih luas pada keamanan internasional di seluruh dunia. (Baca juga: Pemukim Israel Membakar Ladang Warga Palestina di Tepi Barat)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengatakan aneksasi akan menjadi pelanggaran paling serius terhadap hukum internasional, dengan sangat membahayakan prospek solusi dua negara dan melemahkan kemungkinan pembaruan perundingan antara Israel dan Palestina.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak