AS Berlakukan Pembatasan Visa untuk Pejabat China
Sabtu, 27 Juni 2020 - 01:32 WIB
loading...
A
A
A
"Amerika Serikat akan terus meninjau otoritasnya untuk menanggapi masalah ini," katanya.
Pengumuman Pompeo merupakan langkah konkret pertama AS dalam menanggapi langkah China.
Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump menanggapi undang-undang baru China dengan mengumumkan suatu proses untuk menghilangkan perlakuan ekonomi khusus yang memungkinkan Hong Kong untuk tetap menjadi pusat keuangan global. (Baca: Trump Perintahkan Status Khusus Hong Kong Dicabut )
Pada hari Kamis, Senat AS yang dikuasai Partai Republik meloloskan undang-undang bipartisan yang akan menjatuhkan sanksi wajib pada orang atau perusahaan yang mendukung upaya untuk membatasi otonomi Hong Kong.
Langkah tersebut mencakup sanksi sekunder pada bank yang melakukan bisnis dengan siapa pun yang mendukung tindakan keras terhadap otonomi wilayah, yang berpotensi memotongnya dari mitra Amerika dan membatasi akses ke transaksi dolar AS. (Baca: Senat AS Menyetujui RUU Sanksi China Terkait Hong Kong )
Pengumuman Pompeo merupakan langkah konkret pertama AS dalam menanggapi langkah China.
Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump menanggapi undang-undang baru China dengan mengumumkan suatu proses untuk menghilangkan perlakuan ekonomi khusus yang memungkinkan Hong Kong untuk tetap menjadi pusat keuangan global. (Baca: Trump Perintahkan Status Khusus Hong Kong Dicabut )
Pada hari Kamis, Senat AS yang dikuasai Partai Republik meloloskan undang-undang bipartisan yang akan menjatuhkan sanksi wajib pada orang atau perusahaan yang mendukung upaya untuk membatasi otonomi Hong Kong.
Langkah tersebut mencakup sanksi sekunder pada bank yang melakukan bisnis dengan siapa pun yang mendukung tindakan keras terhadap otonomi wilayah, yang berpotensi memotongnya dari mitra Amerika dan membatasi akses ke transaksi dolar AS. (Baca: Senat AS Menyetujui RUU Sanksi China Terkait Hong Kong )
Lihat Juga :