Rusia Diduga Serang 2 Universitas Ukraina dengan 10 Rudal
Minggu, 17 Juli 2022 - 06:57 WIB
loading...
A
A
A
Media Ukraina, Zenger News, menghubungi gubernur regional Mykolaiv untuk komentar lebih lanjut, serta Kementerian Pertahanan Rusia, tetapi belum menerima balasan.
Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari dalam apa yang disebut Kremlin sebagai "operasi militer khusus". Tanggal 16 Juli menandai hari ke-143 invasi.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan bahwa antara 24 Februari dan 15 Juli, Rusia telah kehilangan sekitar 38.000 personel, 1.672 tank, 3.866 kendaraan tempur lapis baja, 842 unit artileri, 247 sistem peluncuran roket ganda, 109 sistem pertahanan udara, 220 pesawat tempur, 188 helikopter, 681 drone, 155 rudal jelajah, 15 kapal perang, 2.731 kendaraan bermotor dan tanker bahan bakar, dan 67 unit peralatan khusus.
Baca juga: Warganya Tewas sebagai Tawanan Perang Separatis Ukraina, Inggris Salahkan Rusia
Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari dalam apa yang disebut Kremlin sebagai "operasi militer khusus". Tanggal 16 Juli menandai hari ke-143 invasi.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan bahwa antara 24 Februari dan 15 Juli, Rusia telah kehilangan sekitar 38.000 personel, 1.672 tank, 3.866 kendaraan tempur lapis baja, 842 unit artileri, 247 sistem peluncuran roket ganda, 109 sistem pertahanan udara, 220 pesawat tempur, 188 helikopter, 681 drone, 155 rudal jelajah, 15 kapal perang, 2.731 kendaraan bermotor dan tanker bahan bakar, dan 67 unit peralatan khusus.
Baca juga: Warganya Tewas sebagai Tawanan Perang Separatis Ukraina, Inggris Salahkan Rusia
(ian)
Lihat Juga :