Ukraina Putuskan Hubungan dengan Korea Utara

Kamis, 14 Juli 2022 - 04:17 WIB
loading...
Ukraina Putuskan Hubungan...
Ukraina putuskan hubungan dengan Korea Utara setelah Pyongyang mengakui dua wilayah separatis pros Rusia sebagai wilayah merdeka. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Ukraina telah memutuskan hubungan dengan Korea Utara (Korut) setelah Pyongyang mengakui dua wilayah separatis pro Rusia di Ukraina timur sebagai wilayah merdeka.

"Kami menganggap keputusan ini sebagai upaya Pyongyang untuk merusak kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina," kata Kementerian Luar Negeri Ukraina dalam sebuah pernyataan di situsnya.

"Pengakuan rezim Korea Utara atas 'subjektivitas' rezim pendudukan Rusia di wilayah Donetsk dan Luhansk adalah batal demi hukum, tidak akan memiliki konsekuensi hukum, dan tidak akan mengubah perbatasan Ukraina yang diakui secara internasional," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Radio Free Europe, Kamis (14/7/2022).

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Ukraina juga mengutuk keputusan Korea Utara dan mengatakan sebagai tanggapan atas "tindakan tidak bersahabat" Ukraina memutuskan hubungan diplomatik dengan Pyongyang.

Baca juga: Kemhan Rusia: Ada 26 Permintaan Evakuasi dari Ukraina ke Wilayah Rusia

Kontak politik dan ekonomi telah ditangguhkan karena sanksi internasional yang dikenakan pada Korea Utara atas program senjata nuklirnya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan keputusan Korea Utara mengatakan lebih banyak tentang "toksisitas" Moskow daripada Pyongyang.

“Rusia tidak memiliki sekutu lagi di dunia, kecuali negara-negara yang bergantung padanya secara finansial dan politik, dan tingkat isolasi Federasi Rusia akan segera mencapai tingkat isolasi DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea)," kata Kuleba.

"Ukraina akan terus menanggapi sekeras mungkin terhadap pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorialnya," sambungnya.

Baca juga: AS Beri Bantuan Kesehatan dan Kemanusiaan Rp25,4 Triliun ke Ukraina

Media Rusia sebelumnya melaporkan bahwa Korea Utara telah mengakui "kemerdekaan" bagian dari wilayah Donetsk dan Luhansk yang diduduki oleh separatis yang didukung Moskow.

Kedutaan Besar Korea Utara di Moskow mengkonfirmasi keputusan Pyongyang, menjadikan Korea Utara negara ketiga setelah Rusia dan Suriah yang mengakui dua entitas di wilayah Donbas Ukraina.

Denis Pushilin, kepala kelompok separatis di wilayah Donetsk, mengatakan di Telegram bahwa ia mengharapkan "kerja sama yang bermanfaat" dan meningkatkan perdagangan dengan Korea Utara, negara terisolasi yang berada lebih dari 6.500 kilometer jauhnya.

Baca juga: Giliran Korea Utara Akui Republik Separatis Pro Rusia di Ukraina Timur

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved