Gelombang Panas Landa Lusinan Kota di China, Es Krim Laris Manis
Rabu, 13 Juli 2022 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah foto yang dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan seorang penguji COVID-19 dalam setelan hazmat, seluruh tubuh memeluk balok es setinggi 1 meter di tepi jalan.
“Tahun ini, cuaca panas datang sedikit lebih awal dari sebelumnya,” kata Zhu Daren, seorang warga Shanghai, saat putranya yang berusia lima tahun bermain di air mancur.
Baca: India Sebut Gelombang Panas Ekstrem Akan Kurangi Populasi Burung
"Meskipun baru bulan Juli, saya merasa (cuaca hangat) sudah mencapai titik puncaknya. Pada dasarnya, Anda perlu menyalakan AC ketika Anda sampai di rumah dan memakai tabir surya ketika Anda keluar," lanjutnya, seperti dikutip dari Reuters.
Musim panas yang kontras di China tahun ini telah membawa malapetaka dari gelombang panas dan hujan lebat juga demikian. Pihak berwenang yang mengutip perubahan iklim telah memperingatkan potensi bencana cuaca mulai pertengahan Juli, biasanya waktu terpanas dan terbasah tahun ini.
“Tahun ini, cuaca panas datang sedikit lebih awal dari sebelumnya,” kata Zhu Daren, seorang warga Shanghai, saat putranya yang berusia lima tahun bermain di air mancur.
Baca: India Sebut Gelombang Panas Ekstrem Akan Kurangi Populasi Burung
"Meskipun baru bulan Juli, saya merasa (cuaca hangat) sudah mencapai titik puncaknya. Pada dasarnya, Anda perlu menyalakan AC ketika Anda sampai di rumah dan memakai tabir surya ketika Anda keluar," lanjutnya, seperti dikutip dari Reuters.
Musim panas yang kontras di China tahun ini telah membawa malapetaka dari gelombang panas dan hujan lebat juga demikian. Pihak berwenang yang mengutip perubahan iklim telah memperingatkan potensi bencana cuaca mulai pertengahan Juli, biasanya waktu terpanas dan terbasah tahun ini.
Lihat Juga :