Pasukan Khusus Inggris Diduga Keras Bunuh Puluhan Tahanan Afghanistan

Rabu, 13 Juli 2022 - 05:11 WIB
loading...
A A A
Mengutip laporan operasional yang merinci laporan pasukan khusus tentang serangan malam, BBC mengatakan mereka menemukan "pola" laporan serupa tentang pria Afghanistan yang ditembak mati karena mereka mengeluarkan senjata setelah mereka ditahan.

"Para pejabat khawatir bahwa lebih banyak orang tewas daripada senjata yang dilaporkan ditemukan selama beberapa penggerebekan - menunjukkan bahwa tentara SAS menembak orang-orang yang tidak bersenjata," kata laporan itu.

Laporan itu mengatakan email internal menunjukkan bahwa pejabat senior prihatin tetapi gagal melaporkan kecurigaan tersebut kepada polisi militer.

Anggota parlemen oposisi John Healey menggambarkan tuduhan itu sebagai "sangat mengganggu," dan mendesak Menteri Pertahanan Ben Wallace untuk menjelaskan kepada Parlemen tindakan apa yang akan dia ambil untuk memverifikasi klaim tersebut.

Baca juga: Terkubur 2 Dekade, Mobil Pelarian Pendiri Taliban Digali

Namun Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan laporan itu "melompat ke kesimpulan yang tidak dapat dibenarkan dari tuduhan yang telah diselidiki sepenuhnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved