Negara-negara yang Mengalami Krisis Kelaparan Terparah di Dunia

Selasa, 12 Juli 2022 - 15:29 WIB
loading...
Negara-negara yang Mengalami...
Ferial Elias, bocah umur 2 tahun ini mengalami gizi buruk dan dirawat di rumah sakit al-Thawra, Hodeidah, Yaman, 3 November 2018. Foto/REUTERS/Abduljabbar Zeyad
A A A
SANAA - Krisis kelaparan menjadi salah satu permasalahan dunia yang masih harus diselesaikan. Laporan Indeks Kelaparan Global (GHI) yang dikeluarkan Welthungerhilfe and Concern Worldwide tahun 2021 mengungkapkan sekitar 50 negara di dunia menghadapi tingkat kelaparan yang serius.

Melansir laporan DW, pada tahun 2020 terdapat 2,4 miliar orang dilaporkan kehilangan akses terhadap makanan yang bergizi.

Berbagai faktor menjadi penyebab tingkat kelaparan di dunia masih sangat tinggi, seperti faktor konflik peperangan, perubahan iklim, hingga pandemi Covid-19.

Berikut ini daftar negara dengan tingkat kelaparan terparah di dunia.

1. Chad

Chad merupakan salah satu negara yang terletak di Afrika Tengah. Menurut Concern Worldwide US, tingkat kurang gizi di Chad mencapai 39,6% sehingga membuat negara ini menjadi salah satu negara dengan tingkat kelaparan tertinggi di dunia.

Hal tersebut dibuktikan dengan angka kejadian 1 dari 10 anak di bawah 5 tahun di negara ini dinyatakan meninggal karena kekurangan gizi dan nutrisi yang baik.

Tingkat stunting di Chad mencapai 39,8%, yang membuat tingginya tingkat kematian anak di bawah umur 5 tahun.

Salah satu penyebab tingkat kelaparan di negara ini adalah konflik internal dan tidak meratanya penyebaran bantuan dari negara.

Selain itu, perubahan iklim yang mengganggu sektor pertanian dan perkebunan juga memperparah tingkat kelaparan yang ada di negara ini.

Kekeringan terjadi secara terus-menerus sehingga hujan sangat sulit diprediksi, sehingga menyebabkan petani gagal panen.

2. Yaman

Yaman merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Timur Tengah. Negara ini menjadi salah satu negara dengan tingkat kelaparan terparah di dunia.

Penyebab utamanya adalah perang saudara yang sedang terjadi di Yaman dalam beberapa dekade terakhir.

Konflik merupakan salah satu penyebab suatu negara mengalami krisis pangan. Sekitar 18 juta penduduk di Yaman harus menghadapi kelaparan, sedangkan delapan juta orang lainnya berisiko kelaparan.

Bantuan kemanusiaan yang datang dari luar Yaman dianggap cukup membantu masyarakat untuk terus bertahan hidup di sana.

3. Haiti

Haiti merupakan salah satu negara yang terletak di Laut Karibia. Negara ini telah menghadapi berbagai konflik dan permasalahan untuk waktu yang lama.

Mulai dari ketidakstabilan politik, bencana alam seperti badai, banjir, dan gempa bumi. Bencana alam yang menyebabkan degradasi lingkungan yang parah membuat produksi pangan di negara ini menjadi terbatas.

Beragam konflik yang dihadapi tersebut, membuat negara ini juga harus menghadapi tingkat kelaparan tertinggi di dunia.

Lebih dari setengah masyarakat di Haiti memiliki pendapatan kurang dari dua dolar per hari. Pada tahun 2020 tepatnya saat pandemi Covid-19 berlangsung, tingkat kelaparan di negara ini harus dihadapi oleh 3,7 juta penduduk Haiti.

Angka ini belum termasuk ke dalam dampak negatif akibat pandemi Covid-19, yang menyebabkan sektor perekonomian menurun.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Dituding Sengaja...
AS Dituding Sengaja Dorong Warga Kuba ke dalam Kelaparan
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Houthi Bersumpah Tingkatkan...
Houthi Bersumpah Tingkatkan Serangan ke AS dan Israel jika Perang Terus Berlanjut
Houthi Yaman Ancam Intervensi...
Houthi Yaman Ancam Intervensi Militer dalam Perang Iran-AS
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Arab Saudi Kerahkan...
Arab Saudi Kerahkan Uang dan Pengaruh di Yaman setelah Mengusir UEA
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved